Sarana Jaya dukung upaya wujudkan udara bersih di Jakarta

Perumda Pembangunan Sarana Jaya mendukung upaya mewujudkan udara bersih di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Direktur Pengembangan Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Indra S Arharrys melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin, mengatakan, pihaknya mengambil bagian dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022 karena selaras dengan agenda korporasi Sarana Jaya.

"Menjadi pengembang yang terkemuka dan berkelanjutan adalah cita-cita besar perusahaan dalam membangun Kota Jakarta," katanya.

Dengan momentum ini, pihaknya berharap semua pihak sadar dan bisa berperan dalam menjaga kelestarian alam serta kualitas udara dalam kegiatan sehari-harinya.

Sarana Jaya juga menyelaraskan kampanye menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi emisi karbon yang digaungkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Indra berharap seluruh elemen masyarakat berpartisipasi menjaga kelestarian lingkungan dengan meningkatkan kualitas udara di Jakarta.

Baca juga: Gandeng MUI DKI, Perumda Sarana Jaya salurkan bansos ke 500 anak yatim
Baca juga: Sarana Jaya gelar sentra vaksin booster untuk dukung pemulihan ekonomi

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto menuturkan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) dan lapisan masyarakat harus berkolaborasi meningkatkan udara bersih di Jakarta.

Untuk meningkatkan udara bersih di Jakarta, Asep meminta masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi untuk meminimalkan pencemaran udara.

"Kita memang sama-sama ke depannya baik dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, para kolaborator dan masyarakat dapat bekerja sama untuk meningkatkan udara bersih di Jakarta," ujar Asep.

Pemprov DKI Jakarta menggelar "Festival Udara Bersih Untuk Jakarta" bertepatan dengan perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Minggu (5/6).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel