Sarana Menara Nusantara Raup Laba Bersih Rp 1,68 Triliun pada Semester I 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) membukukan kinerja keuangan yang positif sepanjang semester I 2021. Perseroan mencatat pertumbuhan pendapatan dan laba bersih selama Januari-Juni 2021.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Rabu (25/8/2021), PT Sarana Menara Nusantara Tbk mencetak pendapatan Rp 3,97 triliun pada semester I 2021.

Realisasi pendapatan naik 7,77 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,68 triliun. Perseroan mencatat beban pokok pendapatan turun 0,26 persen dari Rp 1,084 triliun pada semester I 2020 menjadi Rp 1,082 triliun pada semester I 2021.

Laba bruto tercatat Rp 2,88 triliun hingga Juni 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,60 triliun. Laba bruto tersebut alami kenaikan 11,13 persen.

Perseroan menekan beban penjualan dan pemasaran turun 26,35 persen dari Rp 79,05 miliar pada semester I 2020 menjadi Rp 58,22 miliar pada semester I 2021. Beban umum dan administrasi naik 17,7 persen menjadi Rp 282,15 miliar pada semester I 2021. Beban usaha lainnya turun 94,86 persen dari Rp 168,05 miliar pada semester I 2020 menjadi Rp 8,62 miliar pada semester I 2021.

Laba usaha naik 20,21 persen dari Rp 2,11 triliun pada semester I 2020 menjadi Rp 2,54 triliun pada semester I 2021. Melihat kondisi tersebut, perseroan mencatat laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 29,85 persen menjadi Rp 1,68 triliun pada semester I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,30 triliun.

Laba periode berjalan per saham tercatat Rp 34 pada semester I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 26.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Total Liabilitas

Ilustrasi Laporan Keuangan.Unsplash/Isaac Smith
Ilustrasi Laporan Keuangan.Unsplash/Isaac Smith

Total liabilitas turun menjadi Rp 24,04 triliun pada semester I 2021 dari 31 Desember 2020 sebesar Rp 24,06 triliun. Total ekuitas tercatat naik dari Rp 10,18 triliun pada Desember 2020 menjadi Rp 10,60 triliun pada 30 Juni 2021.

Total aset naik menjadi Rp 34,65 triliun pada 30 Juni 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 34,24 triliun. Perseroan kantongi kas dan bank Rp 1,64 triliun pada 30 Juni 2021 dari 31 Desember 2020 sebesar Rp 1,44 triliun.

Pada penutupan perdagangan Rabu, 25 Agustus 2021, saham TOWR stagnan di kisaran Rp 1.320 per saham. Saham TOWR berada di level tertinggi Rp 1.320 dan terendah Rp 1.295 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 5.769 kali dengan volume perdagangan 485.060. Nilai transaksi Rp 63,6 miliar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel