Sarang Bakteri dan Penyakit, Pakar Sebut Lap Dapur Harus Sering Dicuci

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menjaga agar rumah tetap bersih merupakan pekerjaan yang tidak akan pernah selesai. Setelah membersihkan tumpahan dan segala kotoran, kamu juga tidak boleh lupa untuk mencuci lap yang habis digunakan.

Kain lap piring sangat berguna di area dapur, terkecuali anda mencucinya secara teratur, mereka dapat menyebarkan kotoran selagi kita bersihkan.

Dikutip dari Reader's Digest (12/9/2021), lap dapur sering sekali menjadi barang yang paling kotor yang digunakan di rumah. Seorang peneliti yang berhasil mengumpulkan 82 buah lap dari dapur rumah menemukan, bahwa lap dapur 14% mengandung Salmonella dan 25% mengandung bakteri E.coli.

Lap dapur sering kali digunakan untuk menyeka makanan atau minuman yang tumpah, baik melalui tumpahan di meja atau air cucian di piring sehingga kain lap tersebut menjadi lembab dan menjadikannya tempat berkembang biak yang pesat bagi mikroba.

Kain Yang Lembab Memicu Bakteri

Ilustrasi handuk hotel (dok.unsplash/ Jon Tyson )
Ilustrasi handuk hotel (dok.unsplash/ Jon Tyson )

Saat kamu menggunakan lap dapur yang kotor untuk membersihkan tangan, piring, atau area yang dapat menyentuh makanan yang akan anda makan, kemungkinan besarkamu telah mempersilahkan bakteri patogen berbahaya untuk masuk ke dalam tubuh.

Tidak masalah jika kain di lap dapur tersebut terlihat kering dan bebas noda, namun yang harus kamu perhatikan jika lap dapur tersebut sudah berada di dapur dalam waktu yang lama, mungkin saja itu sudah kotor.

Lap yang kamu gunakan untuk mengeringkan tangan setelah mencuci piring harus dicuci sesering handuk yang kamu biasa pakai saat mandi, yaitu sekali setiap tiga sampai empat hari. Ketika kain dibiarkan lembab, jamur dan lumut akan cepat menyerap di serat-serat kain.

Kain Lap Dapur Harus Diaganti!

Ilustrasi handuk microfiber | unsplash.com/@alphabetania
Ilustrasi handuk microfiber | unsplash.com/@alphabetania

Kain lap yang digunakan untuk membersihkan kekacauan di dapur harus lebih sering diganti, minimal satu hari untuk kain lap yang membersihkan meja kotor, talenan, piring, dan kompor.

Jika kain lap menyentuh sesuatu yang lebih kotor, seperti residu dari ikan mentah, telur, atau daging, segara masukkan ke keranjang cucian dengan cara yang benar.

Seumpama kamu tidak mempunyai waktu yang cukup untuk mencuci lap dapur, pertimbangkan untuk membeli kain lap dapur dalam jumlah yang banyak sehingga kamu bisa membuangnya ketika tidak sempat untuk mencucinya.

Penulis: Azarine Natazia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel