Sastra adalah Karya Tulis atau Lisan dalam Media Bahasa, Berikut Ciri-Ciri dan Jenisnya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Sastra adalah istilah yang sering kali dikaitkan dengan karya-karya berupa puisi, prosa, novel, dan karya-karya tulisan lainnya. Namun, sastra terdiri dari berbagai jenis yang perlu kamu ketahui, tidak hanya karya tulis saja.

Sastra dikenal juga sebagai ilmu yang mempelajari bahasa dan karya-karya sastra suatu daerah. Kamu mungkin mengenal jurusan-jurusan perkuliahan seperti Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Arab, Sastra Jepang, Sastra Prancis, hingga Sastra Nusantara.

Sastra adalah ungkapan ekspresi manusia berupa karya tulisan atau lisan melalui media bahasa. Hal ini bisa dibagi lagi menjadi pengalaman, pendapat, atau pemikiran yang imajinatif, atau cerminan kenyataan atau data asli yang dikemas secara estetis.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (11/11/2021) tentang sastra adalah.

Sastra adalah

Ilustrasi toko buku. (dok. mohamed_hassan/Pixabay/Tri Ayu Lutfiani)
Ilustrasi toko buku. (dok. mohamed_hassan/Pixabay/Tri Ayu Lutfiani)

Sastra adalah kata serapan dari bahasa Sansekerta yaitu shaastra, yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau "pedoman". Shaastra berasal dari kata dasar shaas- yang berarti mengarahkan, mengajar, memberi petunjuk atau instruksi, dan tra yang berarti alat atau sarana. Singkatnya, sastra adalah alat atau sarana mengarahkan, mengajar, dan memberi petunjuk atau instruksi.

Namun, sastra tidak hanya teks yang berisikan tentang intruksi ajaran. Lebih dari itu dalam bahasa Indonesia, sastra adalah kata yang biasa digunakan untuk merujuk kepada "kesusastraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu.

Dalam arti kesusastraan, sastra bisa dibagi menjadi sastra tertulis atau sastra lisan (sastra oral). Di sini sastra tidak banyak berhubungan dengan tulisan, tetapi dengan bahasa yang dijadikan wahana untuk mengekspresikan pengalaman atau pemikiran tertentu.

Sementara itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sastra adalah bahasa (kata-kata, gaya bahasa) yang dipakai dalam kitab-kitab (bukan bahasa sehari-hari). Untuk memahami pengertian sastra, kamu juga bisa mengenal pengertiannya menurut para ahli.

Pengertian Sastra atau Literature Menurut Para Ahli

Ilustrasi Kumpulan Buku Novel Credit: pexels.com/thought
Ilustrasi Kumpulan Buku Novel Credit: pexels.com/thought

Eagleton

Pengertian sastra adalah karya tulisan indah (belle letters) yang mencatatkan sesuatu dalam bentuk bahasa yang dipadatkan, didalamkan, dibelitkan, dipanjangpendekkan dan diputarbalikkan, dijadikan ganjil, atau cara penggubahan estetis lainnya melalui alat bahasa.

Semi (1988 : 8)

Sastra adalah suatu bentuk hasil pekerjaan seni kreatif, yang mana objeknya (subjeknya) adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai medium.

Sumardjo dan Saini KM (1991: 3)

Pengertian sastra adalah ungkapan pribadi manusia yang berupa pengalaman, pemikiran, perasaan, ide, semangat, keyakinan dalam suatu bentuk gambaran konkret yang membangkitkan pesona dengan alat bahasa.

Sugiantomas

Pengertian sastra adalah hasil kegiatan kreatif manusia yang dituangkan ke dalam media bahasa, baik lisan maupun tulisan. Sebuah karya seni dapat dikatakan sebagai karya yang bernilai sastra bukan hanya karena bahasa indah, beralun-alun, penuh dengan irama dan perumpamaan, melainkan harus dilihat secara keseluruhan; dari nilai-nilai estetika, nilai-nilai moral, dan nlai-nilai konsepsi yang terdapat dalam karya sastra tersebut.

Jadi, dari berbagai pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa sastra adalah karya seni yang berisi ungkapan ide kreatif manusia yang dituangkan dalam media bahasa, baik lisan maupun tulisan.

Ciri-Ciri Sastra atau Literature

Ilustrasi Membaca Buku Credit: pexels.com/Ying
Ilustrasi Membaca Buku Credit: pexels.com/Ying

Luxemburg, menyatakan tentang ciri-ciri sastra atau literature, khususnya kekhasannya pada masa romantik. Ciri-ciri sastra adalah sebagai berikut:

- Sastra adalah sebuah kreasi, bukan imitasi atau tiruan. Kreasi itu disebabkan seniman menciptakan dunia baru.

- Sastra bersifat otonom dan tidak bersifat komunikatif.

- Sastra mempunyai unsur kohesi yang di dalamnya memiliki keselarasan antara bentuk dan isi.

- Sastra berisi tentang sintesis atau unsur-unsur yang dianggap bertentangan, baik yang disadari maupun tidak. Misalnya pertentangan antara ruh dan benda, pria dan wanita, dan sebagainya.

- Sastra berisi ungkapan-ungkapan yang tidak bisa terungkapkan.

Sastra berbeda dengan karya ilmiah. Hal ini terutama dapat dilihat dari segi bahasanya. Emzir dan Saifur Rohman dalam buku Teori dan Pengajaran Sastra menjelaskan beberapa perbedaan sastra dengan karya ilmiah dari segi bahasanya:

- Bahasa sastra bersifat konotasi, sedangkan bahasa karya ilmiah bersifat denotasi.

- Bahasa sastra bersifat homonim, sedangkan bahasa karya ilmiah bersifat struktur.

- Bahasa sastra bersifat ekspresif, sedangkan bahasa ilmiah bersifat logis.

- Bahasa sastra lebih mementingkan simbol yang mewadahi gagasan tertentu, sedangkan bahasa karya ilmiah lebih mementingkan skema atau bagan-bagan untuk menjelaskan gagasan tertentu.

- Bahasa sastra diungkapkan secara estetis, sedangkan bahasa ilmiah diungkapkan secara normatif.

Jenis Sastra

Menurut Sumardjo dan Saini, berikut beberapa sastra dibagi menjadi dua, yaitu sastra imajinatif atau fiksi dan sastra non-imajinatif atau non-fiksi. Berikut penjelasannya:

Sastra Imajinatif (Fiksi)

1. Puisi, terdiri dari Epik, Lirik, Dramatik.

2. Prosa, yang dibagi lagi menjadi dua yaitu Fiksi (Novel, Cerita Pendek, dan Novelet) dan Drama (Komedi, Tragedi, Melodrama, Tragedi-Komedi).

Sastra Non-imajinatif (Non-Fiksi)

1. Esai

2. Kritik

3. Biorafi

4. Otobiografi

5. Sejarah

6. Memoar

7. Catatan Harian

8. Surat-Surat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel