Satgas: Babel berstatus PPKM level 1 COVID-19

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan Babel berstatus pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 1, karena tujuh kabupaten/kota di wilayah itu tanpa kasus COVID-19.

"Alhamdulillah, hingga saat ini Babel tanpa kasus orang terpapar COVID-19," kata Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Babel Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Minggu.

Ia mengatakan tujuh kabupaten/kota berstatus PPKM Level 1 COVID-19 yaitu Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung Timur.

"Seharusnya Babel sudah berstatus PPKM Level 0 COVID-19, karena selama sepekan terakhir ini kita tanpa pasien aktif karena tidak adanya penambahan kasus orang terpapar virus corona ini," ujarnya.

Baca juga: Satgas: Tujuh kabupaten/kota di Babel nihil pasien COVID-19

Baca juga: Satgas: Bangka Belitung tanpa penambahan kasus COVID-19

Menurut dia, Satgas Penanganan COVID-19 pusat menetapkan lima tingkatan status dalam penanganan pandemi COVID-19, mulai dari nol sampai empat, berdasarkan kapasitas respons sistem kesehatan (kapasitas penemuan kasus, pelacakan kontak, dan perawatan) terhadap tingkat transmisi di suatu wilayah.

"Level nol merupakan situasi di mana suatu wilayah yang memiliki kapasitas respons memadai tidak memiliki kasus sama sekali," katanya.

Ia menambahkan untuk mencapai PPKM level 0 ini, pihaknya mengoptimalkan respon sistem kesehatan masyarakat, mengoptimalkan kegiatan vaksinasi massal dan pengawasan protokol kesehatan di ruang publik.

"Hari ini kasus orang terpapar virus corona, pasien sembuh, meninggal nihil, sehingga menjadikan Babel tanpa pasien COVID-19 aktif," ujarnya.

Baca juga: Satgas: Pandemi terkendali sebabkan pertumbuhan ekonomi negara membaik

Baca juga: Satgas sebut PPKM bentuk pengendalian COVID-19 yang dianjurkan WHO

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel