Satgas COVID-19: 94.331 Masyarakat Babel Telah Divaksin

Dian Lestari Ningsih
·Bacaan 2 menit

VIVA – Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan 94.331 jiwa telah menerima vaksinasi COVID-19 per 22 April 2021, sebagai upaya meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat sasaran dari serangan virus corona jenis baru itu.

"Kita berharap program vaksinasi massal ini dapat mengurangi penularan COVID-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat virus corona ini," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Babel Andi Budi Prayitno di Pangkalpinang, Jumat.

Ia menjelaskan sebanyak 94.311 jiwa yang telah menerima vaksin COVID-19 itu, adalah tenaga kesehatan 23.455 orang, petugas pelayanan publik 48.823 orang.

Selanjutnya masyarakat lanjut usia 21.163 orang dan calon jemaah haji 890 orang tersebar di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan, Bangka Tengah, Belitung dan Belitung Timur.

"Meskipun vaksinasi COVID-19 sudah diberikan, tidak berarti orang yang sudah divaksin boleh mengabaikan protokol kesehatan. Bagaimana pun kita tetap harus menjaga diri dari potensi terpapar virus berbahaya ini," ujarnya.

Menurut dia saat ini virus corona telah beradaptasi atau bermutasi, apalagi penularan COVID-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak lagi didominasi oleh kasus impor, namun sudah terjadi kasus transmisi lokal yang cukup banyak.

"Ini yang musti menjadi perhatian kita semua agar lebih peduli dengan meningkatkan kewaspadaan dini. Kita tak boleh lengah ataupun panik, namun harus tetap awas, waspada dan juga peduli," katanya.

Ia mengimbau masyarakat lebih disiplin menjalani prokes 3M plus yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan, serta 3T yaitu testing, tracing, dan treatment.

"Penerapan 3M plus dan 3 T ini merupakan satu rangkaian utuh yang tidak terpisahkan, untuk memerangi COVID-19 ini," katanya.

Oleh karena itu, kedewasaan masyarakat menjaga kesehatan demi diri sendiri, keluarga dan orang lain di sekitar kita sudah sepatutnya menjadi kesadaran bersama.

"Sambil menunggu giliran vaksinasi, mari kita tetap jaga kesehatan diri dan setelah divaksin kita pun tidak boleh kendor dalam menerapkan prokes, agar kita semua masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bisa tetap sehat dan kita pun menjadi aman serta nyaman untuk menjalankan setiap aktivitas dan melakukan interaksi sosial," katanya. (ant)