Satgas COVID-19 Bogor Terima Aneka Bantuan COVID-19 dari Pengusaha

·Bacaan 3 menit

VIVA – Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor menerima bantuan berupa sepatu, peti mati, dan peralatan alat pelindung diri hingga makanan untuk rumah sakit dan masyarakat dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bogor. Selain untuk mendukung upaya pemerintah dalam penangulangan COVID-19, Satgas juga membentuk tim vaksinasi untuk ribuan pekerja dan masyarakat.

“Saya ucapkan terima kasih para pengusaha, sudah mempunyai niat yang tulus untuk membantu masyarakat. Ada sepatu—mungkin ini [dari] pabrik sepatu—apapun yang mereka punya, ada pabrik bihun, pabrik minuman. Kita terima dengan senang dan simpati, mudah-mudahan bermanfaat untuk masyarakat banyak,” kata Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor sekaligus Bupati, Ade Yasin, saat menerima aneka bantuan untuk penanganan COVID-19 dari sejumlah pengusaha di Cibinong, Rabu, 18 Agustus 2021.

Ade mengatakan, banyak pekerja harian yang merasakan kesulitan berat akibat PPKM. Karena itu, Satgas berharap semua pihak berpartisipasi, tidak hanya dari para pengusaha. Apa pun bantuan yang diterima oleh Satgas akan langsung disalurkan kepada masyarakat dan kebutuhan penanganan COVID-19.

Kondisi COVID-19 di Kabupaten Bogor, katanya, saat ini sudah mulai melandai sehingga Pemerintah sudah membolehkan beberapa tempat usaha untuk beroperasi kembali, di antaranya mal dan restoran. Pelonggaran itu diharapkan mampu membangkitkan ekonomi masyarakat.

Ketua Apindo Kabupaten Bogor Alexander Frans menyampaikan, pandemi yang berkepanjangan telah berdampak bagi semua lapisan masyarakat Indonesia, tidak terkecuali perusahaan. “Namun setidaknya perusahaan dapat menyisihkan sebagian dari yang dimilikinya untuk membantu sesama yang membutuhkan,” katanya.

Penyerahan bantuan diwakili Sekretaris Eksekutif Apindo Yenny Agustryani dan Koordinator Depekab Apindo Desi Sulastri. Sesuai arahan Bupati, bantuan diserahkan ke beberapa rumah sakit swasta, rumah sakit umum daerah, dan puskesmas.

Bantuan berupa 40 peti mati, pakaian dekontaminasi alias baju hazmat lengkap dengan sepatunya sebanyak 900 paket, masker, face shield, desinfektan, hand gloves, dan hand sanitaizer, juga makanan, susu, dan minuman amunizer.

“Bantuan ini masih akan berjalan terus sesuai dengan tahapan pengumpulan bantuan dari perusahaan. Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu Pemerintah Daerah melalui RSUD atau Puskesmas dalam mengatasi pandemi COVID-19 ini,” kata Frans.

Frans mengatakan, di tengah situasi sulit akibat pandemi maka tolerasi hidup berdampingan dan saling menopang sangat dibutuhkan. Apindo senantiasa mendorong perusahaan anggotanya untuk dapat berkontribusi membantu semua pihak yang secara bersama berperan memfasilitasi untuk mengatasi pandemi.

Tim vaksinasi ribuan karyawan

Para pengusaha itu juga membentuk tim vaksinasi bagi ribuan pekerja dan masyarakat wilayah Bogor. Frans mengatakan, tim vaksinasi yang dibentuk memiliki komitmen dalam mendukung upaya pemerintah mempercepat mengatasi pandemi COVID-19.

Vaksinasi awal sudah dilaksanakan pada 31 Juli dan 1 Agustus di pabrik keramik, PT KIA Keramik Mas, sebagai salah satu anggota Apindo. Sebanyak 2.000 vaksin disiapkan dan 1.820 memenuhi syarat vaksinasi. Tim vasinasi ini difasilitasi oleh Bupati Bogor Ade Yasin dan Dinas Kesehatan.

Dalam vaksinasi ini, antusias perusahaan dan pekerja serta masyarakat sangat tinggi karena semuanya sudah menyadari penuh bahwa vaksinasi COVID-19 sangat penting untuk membentuk daya tahan tubuh terhadap virus corona.

Para pengusaha mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 5M, dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas dan interaksi.

Pemerintah, kata Frans, patut mempertimbangkan pelonggaran aktivitas masyarakat demi menyelamatkan industri agar memperhatikan jalannya investasi di Kabupaten Bogor. Dan mengajukan permohonan untuk diberikan kelonggaran dari Bupati Bogor demi penyelamatan perusahaan atau industri dengan mengemukakan alasan-alasan yang sesungguhnya.

#pakaimasker
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitanganpakaisabun
#ingatpesanibu
#satgascovid19

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel