Satgas COVID-19 Imbau Masyarakat Proaktif Dukung Program Vaksinasi Nasional

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, mengimbau masyarakat lebih proakrif mendatangi sentra vaksinasi COVID-19. Menurut Wiku, pemerintah sudah menyediakan 10 jenis vaksin COVID-19 dalam mendukung program vaksinasi nasional.

Pemerintah memang sedang menggenjot program vaksinasi nasional untuk mengejar target kekebalan kelompok dari COVID-19. Namun, target vaksinasi COVID-19 sejauh ini masih jauh dari yang telah ditetapkan.

Padahal, Wiku menyebut terdapat 10 jenit vaksin COVID-19 yang telah mendapatkan Emergency Use of Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) sehingga bebas dipilih masyarakat.

Contohnya adalah Sinovac, Biofarma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer, Sputnik V, Janssen, Confidencia dan Zifivax.

"Akses terhadap vaksin tidak mudah untuk kami dapatkan. Sehingga harus sangat dihargai dan dipergunakan secara maksimal," kata Wiku Adisasmito.

"Perlu diinginat, UEFA menjadi syarat wajib sebelum vaksin di lakukan. Untuk menjadi vaksin tersebut aman dan efektif disuntikkan," tegas Wiku.

Program vaksinasi nasional sejauh ini sudah bisa dinikmati masyarakat kelompok umur 12 tahun ke atas. Adapun untuk anak 6-11 tahun rencananya program vaksinasi COVID-19 akan dimulai awal 2022.

Sementara itu, data vaksinasi nasional COVID-19 di Indonesia mencatat adanya penambahan jumlah penerima untuk penerima vaksinasi 1, 2, dan 3 per Jumat (5/11/2021). Untuk penerima vaksinasi ke-1 terdapat penambahan 972.103 sehingga saat ini mencapai 123.824.199.

Adapun penerima vaksinasi ke-2 terdapat penambahan 1.000.088. Sehingga jumlah penerima vaksin lengkap COVID-19 mencapai 77.687.838.

Sementara itu, terdapat pula penambahan suntikan booster untuk tenaga kesahatan sebesar 5.587. Dengan demikian, jumlah tenaga kesehatan yang sudah mendapatkan booster vaksin COVID-19 sebesar 1.156.371. Adapun target sasaran vaksinasi nasional yang ditetapkan pemerintah adalah 208.265.720.

Angka COVID-19 di Indonesia

Petugas medis berbincang dengan warga yang mengikuti swab test massal di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Depok, Jawa Barat, Selasa (2/6/2020). RSUI menggelar program pekan swab test massal mulai tanggal 2-19 Juni 2020. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Petugas medis berbincang dengan warga yang mengikuti swab test massal di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Depok, Jawa Barat, Selasa (2/6/2020). RSUI menggelar program pekan swab test massal mulai tanggal 2-19 Juni 2020. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Satgas COVID-19 mencatat adanya penambahan 518 kasus positif di seluruh Indonesia per Jumat (5/11/2021). Jumlah tersebut membuat angka penyebaran COVID-19 di Indonesia terkonfirmasi mencapai 4.247.320 kasus.

Sementara itu, terjadi penambahan 648 orang yang sembuh dari COVID-19. Dengan demikian, jumlah masyarakat yang sembuh akibat COVID-19 di Indonesia mencapai 4.092.586 orang.

Terjadi penambahan jumlah pula pada kasus meninggal dunia akibat COVID-19. Terdapat penambahan 19 kasus kematian yang membuat sudah 143.519 masyarakat Indonesia yang meninggal akibat COVID-19.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel