Satgas COVID-19 Jatim Kaji Penerapan Rapid Test Antigen di Daerah Tujuan Wisatawan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mendapat bantuan 50.250 pieces rapid test antigen dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dengan ada bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat screening dan tracing atau pelacakan COVID-19.

Tim Satuan Gugus Kuratif Jawa Timur dr Makhyan Jibril mengatakan, rapid test antigen yang diterima tersebut yang direkomendasikan WHO. Ia mengatakan, saat ini rapid test antigen memiliki akurasi berbeda-besa sehingga Pemprov Jatim memilih untuk menggunakan merek alat rapid test antigen yang direkomendasikan WHO dan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi.

"Karena itu yang sudah terstandar dan akurat sehingga hasil deteksi lebih dapat dipercaya. Rapid antigen 50.000 yang kami terima kemarin juga merupakan rapid antigen yang direkomendasikan WHO,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com lewat pesan singkat, Sabtu (19/12/2020).

Jibril mengatakan, rapid test antigen tersebut untuk screening cepat kasus COVID-19. Selain itu, rapid test antigen itu juga diberikan kepada puskemas-puskesmas untuk digunakan deteksi pada kontak erat.

"Saat fasilitas kesehatan primer negeri dan swasta juga mulai menyediakan layanan rapid antigen. Harapannya rapid antigen ini bisa membantu mempercepat screening maupun tracing COVID-19," kata dia.

Ia menambahkan, rapid test antigen ini dapat mendeteksi kasus yang masih infeksius sehingga sangat bermanfaat dan tepat untuk mendeteksi dan isolasi cepat pasien terkonfirmasi positif COVID-19.

Jibril mengatakan, WHO juga telah mengeluarkan panduan penggunakan rapid test antigen juga bisa digunakan untuk mendefinisikan kasus positif COVID-19 bila terbukti ada kontak erat dan gejala berat.

Jibril menuturkan, saat ini dikaji terutama untuk daerah yang berpotensi menjadi tujuan wisatawan. "Salah satunya yang sudah menerapkan adalah di Kota Malang, mengingat Malang menjadi salah satu tujuan wisata yang cukup sering dikunjungi. Harapannya screening rapid antigen bisa meminimalkan penyebaran COVID-19 di Kota Malang,” kata dia.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Rapid Test Antigen untuk Memiliki Mobilitas Tinggi

Petugas medis menunjukkan hasil rapid test antigen di ruang wartawan Gedung KPK, Jakarta, Senin (16/11/2020). Sejak diumumkan pertama kali pada Maret 2020 hingga Senin (16/11) kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia secara keseluruhan mencapai 470.648 kasus. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Petugas medis menunjukkan hasil rapid test antigen di ruang wartawan Gedung KPK, Jakarta, Senin (16/11/2020). Sejak diumumkan pertama kali pada Maret 2020 hingga Senin (16/11) kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia secara keseluruhan mencapai 470.648 kasus. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Jibril menambahkan, untuk pengawasan, hotel-hotel yang akan cek hasil rapid antigen para pendatang tersebut. Selain itu, rapid test antigen juga digunakan untuk semua yang berisiko tinggi yang memiliki kesibukan dan mobilitas tinggi.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 Jatim per Rabu, 16 Desember 2020, penggunaan rapid test antibody dan antigen untuk kegiatan screening dan tracing telah tembus 1.072.733 test. Sementara untuk swab test atau tes usap COVID-19 di Jawa Timur tercatat 752.302 jumlah individu yang telah diperiksa PCR.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini