Satgas Covid-19: Mobilitas Naik Tapi Tak Diikuti Kenaikan Kasus Positif Sejak Maret

Merdeka.com - Merdeka.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengatakan mobilitas penduduk di Indonesia terus meningkat sejak Maret 2022, khususnya pada sektor retail dan rekreasi. Namun, peningkatan mobilitas ini tidak diikuti kenaikan kasus positif Covid-19.

Berbeda dengan biasanya, peningkatan mobilitas selalu diikuti dengan kenaikan jumlah kasus positif Covid-19.

"Kenaikan (mobilitas) ini tidak diikuti dengan kenaikan kasus positif. Kasus positif harian tetap menunjukkan penurunan," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito dalam konferensi pers, Rabu (17/5).

Wiku mengatakan, jika dilihat pada data tingkat nasional, terjadi perbaikan pada kasus aktif dan kesembuhan. Sementara indikator kematian masih bertahan pada angka yang sama.

"Angka kematian ini juga masih berada di atas rata-rata dunia, di saat kasus aktif dan kesembuhan sudah berhasil lebih baik dibanding standar duniak," ucapnya.

Khusus kasus aktif, menunjukkan tren penurunan hingga 0,08 persen pada sepekan terakhir. Wiku menyebut angka ini lebih rendah sekitar 4 persen dari rata-rata kasus aktif dunia.

Pada 8 Mei 2022, jumlah kasus aktif nasional mencapai sekitar 6.000. Sedangkan pada 15 Mei 2022 turun menjadi sekitar 4.700 orang.

Sementara pada kasus kematian, cenderung tetap dibandingkan pekan sebelumnya, yaitu 2,59 persen.

"Sementara jumlah orang meninggal dalam tiga bulan terakhir mengalami penurunan dan saat ini rata-rata di angka 13 kasus," jelasnya.

Untuk kasus kesembuhan, trennya meningkat. Pada pekan ini, terdapat 3.600 orang sembuh dengan persentase kesembuhan sekitar 97,34 persen.

"Jika dibandingkan dengan dunia, persentase kesembuhan Indonesia masih bertahan sekitar 3 persen di atas rata-rata dunia," tutupnya. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel