Satgas Covid-19: PSBB Transisi, Masyarakat Tetap Harus Patuhi 3M

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengingatkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan meskipun wilayahnya sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Kegiatan masyarakat harus tetap berpedoman pada 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

"Tahap PSBB transisi masyarakat tetap harus berpedoman pada 3M serta ketentuan lainnya bertujuan memutus mata rantai penularan," ujarnya, Jumat (13/11/2020).

Wiku mengatakan, penerapan PSBB transisi berdasarkan perkembangan penanganan Covid-19 yang lebih baik. Sejumlah indikatornya di antaranya kasus positif menurun, kasus sembuh meningkat, dan kasus kematian dapat ditekan.

Namun, pemberlakuan PSBB transisi bukan berarti wilayah tersebut sudah bebas dari Covid-19. Karena itu, masyarakat tetap wajib mematuhi protokol kesehatan.

Pembukaan sektor tertentu harus hati-hati

Warga mengikuti tes usap (swab test) COVID-19 di GSI Lab (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium), Cilandak, Senin (19/10/2020). Pemprov DKI dan DPRD DKI Jakarta berencana mengatur sanksi denda Rp 5juta bagi warga yang menolak rapid test maupun swab test atau tes PCR (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Warga mengikuti tes usap (swab test) COVID-19 di GSI Lab (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium), Cilandak, Senin (19/10/2020). Pemprov DKI dan DPRD DKI Jakarta berencana mengatur sanksi denda Rp 5juta bagi warga yang menolak rapid test maupun swab test atau tes PCR (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Wiku mengingatkan agar pemerintah daerah yang menerapkan PSBB transisi mempertimbangkan secara matang pembukaan sektor yang berisiko menimbulkan kerumunan.

"Tahapan prinsip pembukaan sektor berdasarkan Covid-19 ini, perlu sangat hati-hati serta terus dievaluasi keadaannya di lapangan," jelas Wiku.

Data Kamis 12 November 2020, kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 451.291 orang. 382.084 Orang di antaranya berhasil sembuh dan 14.933 meninggal dunia. Sementara 54.274 lainnya sedang dalam perawatan atau isolasi.

Reporter: Titin Supriatin

Sumber: Merdeka

Saksikan video pilihan di bawah ini: