Satgas Covid-19 Riau Ingatkan Warga Hindari Pesta Pernikahan dan Bandara

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau meminta masyarakat agar mengurangi mobilitas ke luar daerah kalau tidak ada urusan penting. Pasalnya, kasus baru Covid-19 di Riau terus bertambah meskipun kenaikannya tidak signifikan.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi menyebut dua pekan terakhir ada kenaikan kasus baru. Lonjakannya tidak seperti beberapa bulan lalu meskipun ada kasus di atas 100 per hari.

Yovi menyebut ada dua lokasi yang perlu diwaspadai masyarakat. Pertama adalah lokasi pesta pernikahan meskipun sudah menerapkan protokol kesehatan.

"Di lokasi pesta pernikahan susah menjaga jarak," kata Yovi, Rabu siang, 10 Maret 2021.

Yovi menyebut beberapa pasien mengaku menghadiri pernikahan sebelum dinyatakan positif. Pasien ini mengaku tidak bisa menjaga jarak karena padatnya tamu undangan yang hadir.

"Mengaku foto-foto dan joget-joget di pernikahan, itu hasil tracing-nya," kata Yovi.

Waspada Bandara

Selain pernikahan, Yovi menyebut masyarakat juga perlu mewaspadai bandara. Lokasi ini rentan terjadi penularan karena banyaknya masyarakat di sana bepergian.

Yovi mendapat cerita ada pasien di Lampung yang sempat bepergian ke Labuhan Bajo. Beberapa kali melakukan tes rapid antigen dan swab, pasien ini selalu negatif.

Hingga akhirnya pasien ini tiba di Bandara Cengkareng membawa hasil tes negatif. Sampai di Lampung, dia dinyatakan positif dan dirawat di salah satu rumah sakit.

"Bandara Cengkareng itu mobilitas masyarakat beda dengan bandara lain, bisa saja kena di sana," kata Yovi.

Melihat ini, Yovi menghimbau masyarakat Riau yang bepergian karena urusan penting harus waspada di bandara. Terutama di ruang tunggu penumpang ataupun ruang check in.

"Kalau ruang tunggu itu ramai, sebaiknya keluar dulu sampai ada panggilan masuk," kata Yovi.

"Kemudian kalau masuk pesawat hindari antrian, tunggu sampai sepi dulu," tambah Yovi.

Simak video pilihan berikut ini: