Satgas Covid-19 Sebut Keterpakaian RS di Jawa dan Bali Menurun selama PPPKM

·Bacaan 1 menit
Alat pendukung perawatan pasien virus corona COVID-19 terlihat di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3/2020). RS Darurat Penanganan COVID-19 dilengkapi dengan ruang isolasi, laboratorium, radiologi, dan ICU. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengatakan keterpakaian tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19 di Pulau Jawa dan Bali menurun selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). PPKM di Pulau Jawa dan Bali ini dilaksanakan sejak 11 Januari 2021.

Dia mengambil contoh di Banten. Selama dua pekan pelaksanaan PPKM, keterpakaian tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19 di sejumlah wilayah Banten menurun 5,53 persen.

DKI Jakarta juga mengalami penurunan keterpakaian tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19, mencapai angka -1,86 persen.

"DKI Jakarta menariknya ini justru kebanyakan turun empat dari lima (kota) sudah turun BOR-nya dibanding pada 4 Januari atau seminggu sebelum PPKM," jelasnya saat mengisi Talk Show Covid-19 Dalam Angka di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Rabu (27/1/2021).

Sementara di Bali, keterpakaian tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19 naik sebesar 5,14 persen. Kenaikan keterpakaian tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19 juga terjadi di DI Yogyakarta.

"Di Yogyakarta menarik, ada kondisi tiga (kabupaten dan kota) mengalami penurunan BOR-nya tapi ada dua yang masih naik. Nah di Kulonprogo kenaikannya sampai 20 persen. Jadi kalau dirata-ratakan kesannya dia masih naik sekitar 2,44 persen," paparnya.

Keterpakaian Masih di Atas 70 Persen

Jika dilihat secara keseluruhan, mayoritas kabupaten kota di Pulau Jawa dan Bali yang menerapkan PPKM, keterpakaian tempat tidur rumah sakitnya menurun. Tercatat ada 47 dari 77 kabupaten dan kota menurun, sedangkan sisanya masih meningkat.

Kendati mayoritas mengalami penurunan, persentase keterpakaian tempat tidur rumah sakit di 47 kabupaten dan kota tersebut masih di atas 70 persen.

"Kita melihat ada pengereman tetapi 47 masih di atas 70 persen. Sudah turun tapi masih harus kita rem supaya di bawah 70 persen," tandasnya.

Reporter: Supriatin

Sumber: Merdeka

Saksikan video pilihan di bawah ini: