Satgas Covid-19 Segera Terbitkan SE Terkait Warga 18 Negara yang Boleh Masuk RI

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Satuan Tugas Penanganan Covid-19 segera menerbitkan surat edaran (SE) terkait daftar negara yang warganya diizinkan masuk ke Indonesia. Informasi sementara, akan ada 18 negara yang diperbolehkan masuk ke Indonesia.

"Rincian daftar negara nantinya akan diatur dalam pembaharuan surat edaran Satgas yang akan dirilis segera," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Selasa (12/10/2021).

Wiku memastikan, pembukaan kedatangan pelaku perjalanan internasional ke Indonesia dilakukan secara hati-hati. Salah satunya dengan pertimbangan penetapan negara asal kedatangan.

Dia menjelaskan, 18 negara yang diizinkan masuk ke Indonesia hanya yang bertatus pandemi Covid-19 level 1 dan 2. Level 1 menunjukkan berisiko rendah terhadap Covid-19 yang ditandai dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif kurang dari 20 per 100.000 penduduk, positivity rate kurang dari 5 persen.

Sementara level 2 menunjukkan berisiko sedang terhadap Covid-19 dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif 20 sampai dengan 50 per 100.000 penduduk, positivity rate kurang dari 5 persen.

"Ini didapatkan dari pedoman asesmen oleh WHO, yaitu melihat laju penularan dan kapasitas sistem kesehatan sebuah negara," sambungnya.

Tidak Termasuk Singapura

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan penerbangan internasional dari 18 negara ke Indonesia akan dibuka. Namun, Singapura tidak masuk di dalamnya.

"Mengenai negara-negara yang bisa masuk Indonesia, ada 18 negara, nanti akan diumumkan secara terpadu dan dalam surat edaran Menteri Dalam Negeri," katanya dalam konferensi pers daring di Jakarta, Senin (11/10/2021).

Reporter: Titin Supriatin/Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel