Satgas Covid-19 Tegaskan Kebijakan Mudik Lebaran Masih Dalam Pembahasan

·Bacaan 1 menit
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menjelaskan peneliti di dunia termasuk Indonesia terus meneliti mutasi dan varian baru Corona yang muncul di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (4/3/2021). (Tim Media Komunikasi KPC-PEN/Medcom Damar)

Liputan6.com, Jakarta Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito menegaskan pemerintah belum memutuskan kebijakan mudik Lebaran Idul Fitri 2021. Saat ini, kementerian dan lembaga terkait sedang membahas kebijakan mudik tersebut.

"Sejauh ini terkait kebijakan mudik Lebaran masih dalam tahap pembahasan oleh lembaga dan kementerian terkait," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Selasa (16/2/2021).

Meskipun kebijakan mudik Lebaran belum dikeluarkan pemerintah, Wiku meminta masyarakat bijak mengambil sikap. Dia berharap, masyarakat tidak melakukan perjalanan jauh jelang Lebaran Idul Fitri 2021.

"Saya mengharapkan sikap bijak dari masyarakat untuk mengambil keputusan terbaik khususnya melakukan perjalanan jauh yang berpotensi menimbulkan penularan (Covid-19)," ujarnya.

Lebaran Idul Fitri 2021 dijadwalkan dilaksanakan pada 13 Mei 2021. Jelang Lebaran, biasanya umat Islam di Tanah Air mudik ke kampung halaman masing-masing.

Lonjakan Penumpang Transportasi

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memproyeksi terjadi lonjakan penumpang yang menggunakan transportasi darat, laut maupun udara pada mudik Lebaran tahun ini.

Menhub mengatakan, lonjakan ini terjadi karena beberapa hal, mulai dari adanya vaksinasi hingga diskon pajak pembelian mobil baru.

"Program vaksinasi membuat masyarakat ingin bepergian. Lalu juga PPnBM 0 persen dan penggunaan tes GeNose," ujar Menhub dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Selasa (16/3/2021).

Reporter: Supriatin

Sumber: Merdeka

Saksikan video pilihan berikut ini: