Satgas Covid-19: Wilayah Zona Merah Turun, Sisa 6 Kabupaten dan Kota

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan, perkembangan peta zonasi risiko virus Corona menuju ke arah yang baik pada pekan ini. Sebab, jumlah kabupaten dan kota yang berstatus zona merah atau berisiko tinggi terhadap Covid-19 menurun.

"Pada minggu ini terjadi penurunan jumlah kota dan kabupaten dengan zona merah yaitu dari 11 kabupaten dan kota pada minggu lalu menjadi hanya 6 kabupaten dan kota pada minggu ini," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Selasa (20/4/2021).

"Ini adalah perkembangan yang cukup baik mengingat di minggu lalu, zona merah meningkat jumlahnya," sambungnya.

Meski zona merah Covid-19 menurun, kabupaten dan kota yang masuk zona oranye atau berisiko sedang terhadap Covid-19 meningkat. Dari pekan lalu hanya 316, kini naik menjadi 322 kabupaten dan kota zona oranye.

"Peningkatan jumlah pada zona oranye dikontribusikan dari 37 kabupaten dan kota yang berpindah dari zona kuning ke zona oranye minggu ini," jelasnya.

Mayoritas Zona Oranye Ada di Jawa Barat

Dari 37 kabupaten dan kota yang masuk zona oranye, mayoritas berasal dari Jawa Barat yaitu 7. Kemudian dari Lampung 6 kabupaten dan kota, serta Jawa Timur 4 kabupaten dan kota.

"Terus menerus saya sampaikan dan mohon menjadi perhatian bersama masih tingginya jumlah kabupaten dan kota di zona oranye yang pada minggu ini kembali meningkat dari 316 kabupaten dan kota menjadi 322 kabupaten dan kota," ujarnya.

Selain zona merah dan oranye, Wiku juga menjelaskan jumlah kabupaten dan kota yang berstatus zona kuning serta hijau. Hingga kini, 177 kabupaten dan kota masih berada pada zona kuning. Menurun satu kabupaten dan kota dari pekan lalu yang mencapai 178.

"Sedangkan zona hijau jumlahnya tetap yakni 8 tanpa kasus baru dan satu tidak terdampak," tandasnya.

Reporter: Titin Supriatin

Sumber: Merdeka

Saksikan video pilihan di bawah