Satgas: Ibu Kota Kepri kembali nihil kasus aktif COVID-19

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mencatat Kota Tanjungpinang, Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau, kembali nihil kasus aktif COVID-19 setelah satu orang pasien dinyatakan sembuh.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Adi Prihantara, di Tanjungpinang, Senin, mengatakan, Tanjungpinang dalam tiga bulan terakhir beberapa kali nihil kasus aktif COVID-19, namun tidak bertahan lama.

"Kasus aktif COVID-19 di Tanjungpinang terkendali, sama seperti di daerah lainnya," kata Sekda Kepri itu.

Adi mengungkapkan satu kasus baru justru muncul di Kabupaten Bintan, yang satu daratan yang Tanjungpinang. Di Batam juga bertambah satu kasus baru sehingga total pasien COVID-19 menjadi tiga orang.

Sementara di Karimun dalam tiga hari terakhir muncul dua kasus aktif COVID-19.

"Jumlah kasus aktif di Kepri sebanyak enam orang," ucapnya.

Kabupaten Lingga, Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Natuna bertahan nihil kasus aktif COVID-19. Lingga dan Anambas sejak pekan lalu ditetapkan sebagai Zona Hijau, sedangkan Natuna diperkirakan dalam waktu dekat Zona Hijau.

"Natuna masih Zona Kuning," ujarnya.

Selain Natuna, kata dia Batam, Tanjungpinang, Karimun, dan Bintan juga Zona Kuning atau risiko penularan rendah.

"Mudah-mudahan seluruh pasien COVID-19 segera sembuh," katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk mendukung program vaksinasi COVID-19. Ia berharap masyarakat segera melakukan vaksinasi semakin di posko atau gerai yang tersedia.

Capaian vaksinasi di Kepri untuk dosis pertama mencapai 1.762.584 orang atau 97,77 persen, dosis kedua 1.517.801 orang atau 84,20 persen dan dosis ketiga atau penguat 613.896 orang atau 44,70 persen.

Baca juga: Satgas: Kasus aktif COVID-19 Kepri tiga orang dalam sepekan terakhir

Baca juga: Satgas: Tiga kabupaten di Kepri bertahan nihil kasus aktif COVID-19

Baca juga: Satgas: Lingga ditetapkan sebagai zona hijau

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel