Satgas: Kelurahan zona merah COVID-19 di Sleman naik tiga kali lipat

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat berdasarkan peta zonasi COVID-19 yang dihimpun Dinas Kesehatan Sleman per 22 Mei 2022, kelurahan zona merah di wilayah itu mengalami kenaikan hingga tiga kali lipat.

"Pada periode sebelum 22 Mei, kelurahan zona merah tinggal dua kelurahan saja, namun saat ini mengalami kenaikan tiga kali lipat hingga terdapat enam kelurahan zona merah," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Sleman Shavitri Nurmaladewi di Sleman, Jumat.

Menurut dia, enam kelurahan yang masuk salam zona merah tersebut meliputi Kelurahan Selomartani, Sendangsari, Sendangadi, Bokoharjo, Tambakrejo dan Pondokrejo.

Baca juga: Disbud Sleman gelar Festival Dalang Anak dan Remaja 2022

Ia mengatakan sedangkan dari 86 kelurahan yang ada di Sleman, tidak ada kelurahan yang masuk dalam zona oranye, kemudian kelurahan zona kuning ada delapan kelurahan atau 9,3 persen.

"Sedangkan kelurahan yang masuk zona hijau COVID-19 di Sleman saat ini tercatat sudah mencapai 81,4 persen atau sebanyak 70 kelurahan," katanya.

Shavitri mengatakan peta zonasi COVID-19 tingkat kelurahan yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman ini bersifat dinamis dan diterbitkan secara berkala.

Baca juga: Sembilan ekor domba di Sleman positif terjangkit PMK

Sementara itu berdasarkan data dari Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), total vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Sleman per 22 Mei 2022 mencapai 101,2 persen untuk dosis pertama, 93,5 persen untuk dosis kedua, dan 35,11 persen untuk dosis ketiga atau penguat (booster).

"Pemerintah Kabupaten Sleman terus menggencarkan vaksinasi COVID-19 hingga dosis lengkap dan booster," katanya.

Baca juga: Capaian vaksinasi booster di Sleman baru 34,51 persen

Ia mengatakan vaksinasi bukan jaminan kebal terhadap COVID-19, namun vaksinasi terbukti dapat mencegah terjadinya gejala berat bila tubuh terinfeksi virus COVID-19.

"Khasiat vaksinasi adalah meningkatkan kekebalan tubuh untuk mencegah risiko terburuk COVID-19, jadi tidak perlu pilih-pilih vaksin karena semua jenis memiliki khasiat yang sama," katanya.

Baca juga: Tujuh pasang pengantin ikuti nikah massal di kebun salak

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel