Satgas Kepri: 2 kasus baru muncul di Tanjungpinang, 1 wafat di Batam

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat dua kasus baru positif COVID-19 muncul di Tanjungpinang sehingga total jumlah pasien di kota itu menjadi lima orang dan seorang meninggal dunia di Batam.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri dr Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Rabu, mengatakan, penambahan pasien hanya terjadi di Tanjungpinang, namun ada satu kasus kematian akibat COVID-19 di Kota Batam.

"Kasus kematian akibat COVID-19 jarang terjadi di Kepri. Ini baru terjadi di Batam, setelah beberapa pekan tidak ada kasus kematian di Kepri," katanya.

Mantan Kadis Kesehatan Kepri itu mengemukakan kasus aktif COVID-19 di Batam sebanyak 16 orang. Sementara jumlah pasien di Bintan dua orang dan Karimun enam orang.

"Total kasus aktif di Kepri sebanyak 31 orang," katanya.

Tjetjep mengingatkan warga untuk menerapkan protokol kesehatan, terutama menggunakan masker ganda saat beraktivitas agar tidak tertular COVID-19. Saat ini, kata dia sebagian masyarakat sudah tidak lagi menggunakan masker, kecuali berada di kendaraan umum dan kegiatan resmi.

Penggunaan masker seharusnya bukan untuk formalitas atau pemenuhan syarat dalam aktivitas tertentu, melainkan berkaitan dengan kepentingan kesehatan pribadi dan orang lain.

"Kami ingatkan bahwa COVID-19 masih ada sehingga masyarakat harus tetap waspada," katanya.

Sejauh ini, menurut dia, kasus COVID-19 dapat dikendalikan. Namun potensi kasus COVID-19 membludak terbuka jika masyarakat tidak disiplin menerapkan prokes.

"Dukung program vaksinasi COVID-19 untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Banyak orang yang sudah vaksin tidak bergejala ketika tertular COVID-19. Mereka lebih mudah sembuh," demikian Tjetjep Yudiana.

Baca juga: Satgas: Natuna kembali zona kuning setelah muncul dua kasus COVID-19

Baca juga: Pemkot Batam siapkan 16 rumah sakit rujukan COVID-19

Baca juga: Gerak cepat Pemprov Kepri antisipasi kenaikan kasus COVID-19

Baca juga: Pemkot Batam tingkatkan pelacakan cegah lonjakan kasus COVID-19

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel