Satgas: Pekerja migran Indonesia tak perlu khawatir ikuti karantina

·Bacaan 2 menit

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas COVID-19 Alexander K. Ginting meminta kepada semua pekerja migran Indonesia yang datang dari luar negeri untuk tidak khawatir dalam mengikuti aturan karantina yang dibuat oleh pemerintah.

“Bagi mereka yang pergi keluar negeri dan kemudian kembali, diharapkan mengikuti prosedur (karantina). Karena ini adalah bagian dari Global Health Security,” kata Alexander dalam Dialog Produktif Kabar Kamis yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis.

Alexander menuturkan, para pekerja migran tersebut tidak perlu merasa cemas ataupun khawatir dalam mengikuti kebijakan tersebut karena pemerintah sudah menyiapkan fasilitas untuk karantina bahkan menambah titik-titik lokasi untuk menjalani masa karantina itu.

Selain itu, pemerintah juga akan memfasilitasi tes PCR para pekerja migran di laboratorium. Bila dalam pemeriksaan hasil tes terbukti positif, maka akan dilakukan perawatan dan diberikan pelayanan.

Baca juga: Batam kekurangan tempat tidur karantina COVID-19 untuk PMI

Baca juga: Satgas vaksinasi COVID-19 1.600 pekerja migran di Kota Batam

“Pemerintah akan tetap merawat dan tetap melakukan pelayanan terhadap mereka yang sakit. Yang penting adalah bagaimana varian baru dari virus tersebut, tidak bertransmisi dan kita berhasil mengunci dan menjaganya di pintu-pintu gerbang,” kata dia.

Alexander turut menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya mencegah penularan COVID-19 pada masyarakat dengan lebih menggencarkan tes baik melalui whole genome sequencing (WGS) maupun S-gene target failure (SGTF) untuk melakukan skrining.

Pihaknya juga akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di setiap pintu masuk kedatangan baik jalur darat, laut hingga udara.

Oleh sebab itu, dia meminta kepada semua pihak yang menjadi pelaku perjalanan untuk tetap menaati peraturan yang diberlakukan, sekaligus menjalankan protokol kesehatan dengan lebih disiplin lagi.

“Ini tugas kita bersama. Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk men-sounding ini semua ke orang-orang yang mau berpergian keluar negeri ataupun yang datang agar tetap mengikuti prosedur ini,” tegas Alexander.

Baca juga: Asrama Haji Batam digunakan untuk karantina COVID-19 PMI

Baca juga: Satgas: Karantina gratis hanya bagi PMI pelajar dan pegawai pemerintah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel