Satgas Percepatan Digitalisasi Daerah Dibentuk, Simak Harapan Sri Mulyani

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD) melalui penetapan Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2021. Terdapat 110 daerah menjadi inisiator.

Satgas P2DD ini diharapkan mampu mengakselerasi transaksi elektronifikasi pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap keberadaan satgas perluasan digitalisasi mampu mengoptimalkan pendapatan daerah melalui elektronikasi pemda. Dia juga berharap satgas mampu mendorong pengembangan transaksi keuangan digital masyarakat.

"Kita berharap eletronifikasi pemda juga bisa dilakukan untuk mengoptimalkan pendapatan daerah, juga untuk mendukung pengembangan transaksi keuangan digital masyarakat dan mendukung makin berkembangnya keuangan inklusif serta integrasi ekonomi," ujarnya, Senin (5/4/2021).

Sri Mulyani juga memberikan beberapa catatan penting yang harus diperhatikan oleh Satgas Percepatan Digitalisasi. Pertama memastikan hasil yang baik, perbaikan yang berkelanjutan serta mendukung kebijakan fiskal secara komperehensif.

"Kami berharap bahwa satgas ini dapat mengakselerasi transformasi digital dengan beberapa hal yang perlu diperhatikan serti hasil yang baik, perbaikan berkelanjutan, serta mendukung kebijakan fiskal secara komperehensif," jelasnya.

Transformasi

Menkeu Sri Mulyani bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/3/2021). Rapat membahas konsultasi terkait usulan perubahan pengelompokan/skema barang kena pajak berupa kendaraan bermotor yang dikenai PPnBM. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Menkeu Sri Mulyani bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/3/2021). Rapat membahas konsultasi terkait usulan perubahan pengelompokan/skema barang kena pajak berupa kendaraan bermotor yang dikenai PPnBM. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, transfomasi Indonesia akan mudah dicapai melalui percepatan digitalisasi ini. Hal tersebut akan memicu pembangunan tata kelola yang lebih transparan.

"Dukungan sinergi pusat dan daerah akan mempercepat[at lagi tranformasi di Indonesia, dan juga akan membangun tata kelola yang lebih baik, transparan, sinegri dan tidak masing-masing punya transformasi sendiri-sendiri," tandasnya.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: