Satgas Perkantoran Akan Sidak Kantor Non-Esensial yang Tidak WFH

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan pihaknya akan membentuk Satgas Perkantoran, yang akan melakukan sidak ke perusahaan-perusahaan non-esensial di Jakarta Barat, yang tidak menerapkan work from home atau WFH bagi karyawannya.

Di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat 3-20 Juli di Jawa-Bali, kantor non-esensial diwajibkan WFH 100 persen, terutama di zona merah.

Polres Metro Jakarta Barat sendiri kata Ady, telah membentuk Satgas Perkantoran sejak PPKM Darurat diberlakukan.

Baca juga: Ditinggal Istri ke Kampung, Warga Pinang Ranti Membusuk di Rumah

Ady menjelaskan dibentuknya satgas tersebut lantaran pihaknya masih menemukan pekerja di perusahaan kategori non-esensial dan kritikal, yang masih belum terapkan WFH.

Dampaknya adalah para pekerja dari Tangerang yang akan berkantor di Jakarta, mencoba melewati Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, hingga akhirnya terjadi kemacetan.

"Setiap harinya mengecek kantor-kantor di wilayah Jakarta Barat bergabung juga dengan polsek untuk lihat aturan PPKM Darurat di kantor-kantor," ujar Ady dikonfirmasi, Selasa 6 Juli 2021.

Ady menegaskan, jika pihaknya mendapati adanya perusahaan non-esensial yang tidak patuh akan PPKM Darurat, dan masih nekat menugaskan karyawannya untuk berkantor, perusahaan tersebut akan diberi sanksi serius. Yakni berupa denda hingga pencabutan izin usaha.

Namun hingga kini Ady mengatakan belum di temukan adanya perusahaan membandel di Jakarta Barat.

"Sementara kami belum menemukan, alhamdulillah mereka bisa mematuhi. Tapi tetap kami akan melakukan pengecekan di lapangan," ujarnya.

Dalam kemacetan yang terjadi di penyekatan PPKM Darurat di Daan Mogot, Jakarta Barat, kerap kali petugas temukan masih ada pekerja dari perusahaan non esensial dan kritikal yang akan berkantor di wilayah Jakarta dari arah Tangerang.

Banyak pengendara yang memohon untuk diberikan Jalan masuk ke Jakarta dengan mengeluarkan surat dari perusahaan.

Setelah diperiksa, diketahui pengendaran tersebut dari perusahaan non esensial yang semestinya bisa WFH sesuai aturan PPKM Darurat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel