Satgas Relawan: Kesehatan Jiwa Masyarakat Selama Pandemi Terganggu Itu Nyata

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Bidang Koordinasi Relawan Satuan Tugas COVID-19 atau BKR Satgas COVID-19 menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Relawan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) secara serentak ditiga provinsi di Indonesia, yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Sumatra Utara.

Kegiatan yang berlangsung selama enam hari (18-21 Oktober 2021) ini akan melibatkan 30 relawan dari berbaga iperwakilan organisasi kemasyarakatan, dinas kesehatan, dinas sosial, lembaga sosial yang berada di tiap Provinsi.

Ketua BKR Satgas COVID-19 Andre Rahadian menyampaikan,“Kondisi kesehatan jiwa masyarakat yang terganggu selama masa pandemi adalah fenomena nyata yang harus segera disikapi," katanya melalui keterangan pers, Sabtu (23/10/2021).

Aspek psikososial, kata dia, perlu mendapat perhatian karena dampak jangka panjangnya dapat berpengaruh terhadap berbagai persoalan, khususnya tingkat produktivitas.

"Untuk itulah kehadiran relawan layanan dukungan psikososial di tengah-tengah masyarakat sangat dibutuhkan dan menjadi dasar pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Relawan Layanan Dukungan Psikososial (LDP)," ujarnya.

Diharapkan mampu membantu masyarakat dalam adaptasi baru

Satgas relawan memberikan pendampingan psikososial bagi kelompok rentan yang terdampak Pandemi COVID-19. dok. Satgas Relawan
Satgas relawan memberikan pendampingan psikososial bagi kelompok rentan yang terdampak Pandemi COVID-19. dok. Satgas Relawan

Andre berharap, kegiatan ini dapat mendampingi masyarakat kelompok rentan (lansia, anak, disabilitas, dll) dan tenaga kesehatan yang membutuhkan terkait adaptasi kebiasaan baru, cara atau respons dalam menghadapi situasi pandemi, memberdayakan masyarakat terdampak pandemi, mengampanyekan perubahan perilakumasyarakat, mengampanyekan vaksinasi serta donor plasma konvalesen.

Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara offline selama enam hari (18 – 21 Oktober 2021) melibatkan 30 orang relawan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Tiga hari pertama seluruh relawan akan mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas dengan jumlah tujuh sesi materi yang disampaikan oleh narasumber yang mumpuni di bidangnya.

Ketujuh materi tersebut antara lain adalah:

1) Pengantar kerelawanan;

2) Protokol kesehatan dan seputar COVID-19;

3) Psikoedukasi;

4)Dukungan psikologi awal;

5) Layanan dukungan psikososial;

6) Pendampingan social; dan

7) Fungsikoordinasi (pelaporan).

Pada hari keempat dan kelima relawan yang telah dibekali materi akan turun ke lapangan untuk melakukan praktik pendampingan kepada lembaga sosial sasaran program.

Lokasi di 3 provinsi

Lokasi lembaga yang tersebar di tiga provinsi tersebut antara lain adalah UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri,SLB Yayasan Untung Tuah, Panti Asuhan Anak Harapan, RS Abdul Muis, Panti Asuhan Al Ikhlas Dinsos Provinsi Kalsel, RS Bhayangkara Tk. III Banjarmasin Tembusan Dinkes Prov Kalsel, Panti Lansia Binjai,Panti Anak Ora El Labora, RSUD GL Tobing, dan Panti Lansia Provsu.

Menutup kegiatan, di hari terakhir seluruh relawan akan melakukan monitoring dan evaluasi program secara keseluruhan.

Kepala Sub-Bidang Relawan Kesehatan BKR Satgas COVID-19 dr. Joseph Frederick William mengatakan telah banyak layanan dukungan psikososial yang diadakan oleh berbagai instansi, lembaga dan organisasi, seperti layanan bantuan psikologi “Sejiwa” dan #SahabatRelawan, yang dilakukansecara daring. Namun, dukungan psikososial yang diberikan secara langsung di masyarakat, belum banyak dilakukan.

”Dukungan psikososial penting diberikan kepada mereka yang terpapar, supaya mereka bisa menjalani masa penyembuhan dan juga melawan penyakit yang diderita, sehingga mereka tidak kehilangan harapan saat dirawat, mengingat mereka yang positif COVID-19, umumnya tidak dapat didamping ioleh keluarga," ujarnya.

Tujuan lain dari pelatihan relawan dukungan psikososial adalah agar dampak negatif dari pandemi, yang mungkin dapat memunculkan berbagai gejolak sosial, dapat diredam, sehingga tidak berkembang menjadi keresahan yang menganggu atau malah menjadi gerakan yang tidak kondusif dalam upaya menangani dan mengendalikan penyebaran serta penularan virus penyebab COVID-19.

Kegiatan yang berlangsung di tiga Provinsi ini adalah rangkaian awal, Satgas Relawan akan terusmelanjutkan Peningkatan Kapasitas Relawan di berbagai Provinsi di Indonesia kedepannya.

"Secara berkelanjutan, Satgas Relawan juga akan terus bersinergi melalui relawan binaan bersama berbagaiKementerian, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan berbagai organisasi profesi dan kemasyarakatan diIndonesia untuk terus mewujudkan kesehatan mental bagi masyarakat dan terutama kelompok rentan yang terdampak pandemi," pungkasnya.

Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)

Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel