Satgas Sebut Ada Tren Penurunan Uji Spesimen COVID-19 di Akhir Pekan dan Libur Panjang

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mengakui bahwa memang ada tren penurunan jumlah pemeriksaan spesimen COVID-19 setiap akhir pekan dan di masa libur panjang.

Hal ini dinyatakan oleh Koordinator Tim Pakar Satgas sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito, dalam menanggapi terkait menurunnya jumlah spesimen yang diperiksa per hari dan turunnya jumlah kasus terkonfirmasi dalam beberapa hari terakhir.

Wiku mengatakan, diperlukan adanya evaluasi terhadap operasional laboratorium untuk mengatasi tren penurunan pemeriksaan spesimen selama libur.

"Menurut analisis data, terjadi tren penurunan testing setiap akhir minggu atau pun saat libur panjang," kata Wiku dalam konferensi persnya dari Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (3/11/2020).

"Ini merupakan salah satu tantangan yang kita coba selesaikan, ingat bahwa virus ini tidak pernah libur," ujarnya.

Antisipasi ke Depannya

Tim medis mengenakan APD di ruang ganti sebelum memasuki laboratorium pemeriksaan Covid-19 di Labkesda DKI Jakarta, Selasa (4/8/2020). Labkesda DKI yang berjejaring dengan 47 lab se-Jakarta dalam sehari tercatat mampu menguji hampir 10.000 spesimen Covid-19 dengan metode PCR. (merdeka.com/Iqbal Nugr
Tim medis mengenakan APD di ruang ganti sebelum memasuki laboratorium pemeriksaan Covid-19 di Labkesda DKI Jakarta, Selasa (4/8/2020). Labkesda DKI yang berjejaring dengan 47 lab se-Jakarta dalam sehari tercatat mampu menguji hampir 10.000 spesimen Covid-19 dengan metode PCR. (merdeka.com/Iqbal Nugr

Wiku menambahkan adanya hari libur ke depannya bisa diantisipasi dengan operasional laboratorium lewat pada penambahan shift kerja laboran tentunya dengan disertai pertimbangan insentif yang memadai.

Wiku mengatakan bahwa Satgas juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas laboratorium dan fasilitas pendukung lain seperti reagen.

"Namun demikian terdapat beberapa kendala yang dihadapi seperti wilayah testing yang tersebar luas dan jumlah masyarakat yang harus di-testing," kata Wiku.

"Oleh karena itu, kami meminta peran aktif dari masyarakat dalam mendukung upaya testing yang dilakukan oleh pemerintah."

Maka dari itu, ia meminta agar masyarakat yang mengalami gejala COVID-19 untuk segera mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk bisa dilakukan pemeriksaan.

Infografis Kombinasi 3M Turunkan Risiko Tertular Covid-19 hingga 99,9 Persen

Infografis Kombinasi 3M Turunkan Risiko Tertular Covid-19 hingga 99,9 Persen. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Kombinasi 3M Turunkan Risiko Tertular Covid-19 hingga 99,9 Persen. (Liputan6.com/Trieyasni)

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini