Satgas: Warga Kepri antusias agar bisa disuntik vaksin booster

·Bacaan 2 menit

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau menyatakan warga antusias mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari serangan virus itu.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Sabtu, mengatakan banyak warga yang ingin mengetahui jadwal vaksinasi penguat (booster) setelah mendapatkan informasi awal dari berita di media daring.

"Vaksinasi penguat mulai 12 Januari 2022 di kabupaten dan kota di Kepri," kata mantan Kadis Kesehatan Kepri itu.

Tjetjep mengatakan antusiasme warga untuk mendapatkan vaksin dosis ketiga itu setelah merasakan sendiri manfaat vaksin dosis pertama dan kedua. Pelaksanaan vaksinasi dosis pertama dan kedua juga berlangsung lancar dengan persentase yang cukup tinggi.

Baca juga: Kepri targetkan vaksinasi anak 6-11 tahun selesai akhir Januari 2022

Baca juga: Orang tua di Batam antusias dengan vaksin COVID-19 untuk anak

Selain itu, pelaksanaan vaksinasi juga tidak menimbulkan dampak sehingga warga tidak merasa khawatir.

"Sejak awal kami sudah sampaikan bahwa vaksin yang diberikan kepada warga sudah diuji sehingga aman dipergunakan. Kepala negara dan jajarannya, serta kepala daerah dan para pejabat juga disuntik vaksin," ujarnya.

Tjetjep mengatakan efektifitas vaksin kedua ini 3 - 6 bulan sehingga perlu dilakukan vaksinasi dosis ketiga untuk meningkatkan kembali daya kekebalan yang hampir habis ini, setelah 6 bulan dilakukan injeksi penguat," kata Tjetjep.

Masyarakat yang bisa divaksinasi penguat (booster) yaitu masyarakat yang telah melakukan vaksin kedua sebelum bulan Juli 2021. Jenis vaksin penguat bisa berbeda dengan vaksin yang sudah disuntikkan kepada masyarakat.

"Jenisnya bisa berbeda. Semakin adanya perbedaan dari jenis sebelumnya, maka semakin memberikan perlindungan baru terhadap varian baru pada saat ini yang muncul di Indonesia, misalnya Omicron," ucapnya.

Capaian vaksinasi COVID-19 untuk dosis pertama mencapai 1.630.598 orang atau 90,45 persen, sedangkan dosis kedua 1.232.644 orang atau 68,38 persen.

"Sebanyak 13.906 orang tenaga kesehatan sudah disuntik vaksin penguat," tuturnya.*

Baca juga: Kepri realokasi 43.326 dosis vaksin Pfizer ke Sumatera Utara

Baca juga: Gubernur Kepri tegaskan tidak ada manipulasi data vaksinasi lansia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel