Satgassus : PMI dirawat di RSKI Galang tersisa 35 orang

·Bacaan 1 menit

Satgassus Penanganan Pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) menyampaikan jumlah pasien terpapar COVID-19 yang dirawat di RSKI Pulau Galang, Batam, Kepri, hingga Ahad 23 Januari 2022 tersisa 35 orang.

"Terdiri dari lima pasien laki-laki dan 30 pasien perempuan," kata Kepala Penerangan Korem 033/Wira Pratama Mayor Inf Reza Fahlevi.

Menurutnya perkembangan penanganan pasien COVID-19 di RSKI Galang makin aman dan terkendali, karena menunjukkan perkembangan ke arah yang semakin baik.

Hal ini, kata dia, dipicu oleh nilai okupansi yang semakin turun yakni sebesar 7,61 persen.

"Dari jumlah 460 tempat tidur, hanya dihuni 35 pasien," ujarnya.

Baca juga: Epidemiolog: Gelombang ketiga COVID-19 berpotensi terjadi di Indonesia

Sementara itu, lanjut dia, tercatat dari data tersebut ditemukan dua pasien dengan COVID-19 varian Omicron.

Pihaknya berupaya maksimal agar varian Omicron ini tidak menyebar lebih luas lagi dengan berbagai upaya pencegahan, antara lain menggencarkan vaksinasi kepada seluruh PMI agar segera tercipta kekebalan kelompok.

Menurut dia sampai dengan 22 Januari 2022 tercatat sebanyak 2.037 orang PMI telah diberikan vaksinasi baik tahap satu maupun tahap dua.

"Harapannya agar segera tercipta herd immunity di dalam masyarakat bahkan di dalam keluarga di tempat tinggal masing-masing para PMI tersebut," ujar Reza.

Selain itu, lanjutnya, Satgassus PMI telah berupaya melakukan pencegahan COVID-19 termasuk varian Omicron dengan tes usap antigen, PCR tahap satu dan dua, serta pelaksanaan serangkaian karantina kepada para PMI yang setiap harinya tiba di Batam dari Singapura maupun Malaysia.

"Kita ingin para PMI ini tiba di tempat tinggalnya dan berkumpul dengan keluarga, sudah benar-benar dalam keadaan aman dari COVID-19," demikian Reza.


Baca juga: Epidemiolog minta pemerintah evaluasi PTM antisipasi gelombang ketiga
Baca juga: Epidemiolog minta pemerintah evaluasi pemberlakuan PPKM

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel