Satoshi Ohno "Arashi" kaget perbedaan cuaca Jepang--Indonesia

Imam Santoso

Satoshi Ohno, salah satu anggota grup idola Jepang Arashi, terkejut dengan perbedaan cuaca yang ekstrem antara Tokyo dan Jakarta.

"Di Jepang lagi dingin. Di sini (Jakarta) panas banget ya," ujar Satoshi dalam bahasa Jepang ketika menyapa penggemar dan media dalam konferensi pers "Jet Storm in Jakarta", di Senayan, Jakarta, Minggu.

Satoshi yang baru tiba di Jakarta, bersama anggota-anggota lain Arashi mengaku tidak menyangka akan mendapatkan sambutan berupa cuaca Jakarta yang membuat mereka berkeringat.

Ucapannya tentang cuaca di Jakarta itu pun menuai tawa dari para penggemar dan wartawan. Reaksi para penggemar itu juga membuat Satoshi makin terheran-heran karena terlihat orang-orang yang dijumpainya mengerti bahasa Jepang meski belum diartikan oleh penerjemah.

"Wah, ternyata banyak yang bisa bahasa Jepang?" kata Satoshi.

Baca juga: Masaki Aiba "Arashi" pernah urus komodo hingga orang utan di Indonesia

Satoshi Ohno anggota grup idola Arashi dalam konferensi pers "Jet Storm in Jakarta", di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Minggu (10/11/2019). (ANTARA/Chairul Rohman)

Anggota tertua Arashi itu mengaku senang bisa menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di Jakarta. Dia merasa terharu sekaligus bangga karena Indonesia mempunyai banyak penggemar Arashi meskipun grup yang telah berusia 20 tahun itu belum pernah datang.

"Berkat dukungan dari penggemar seperti kalian, Arashi bisa mencapai usia 20 tahun. Terima kasih," ujar dia.

Acara konferensi pers Arashi di Jakarta adalah bagian dari tur "Jet Storm", sebuah perjalanan singkat grup itu menyambangi empat kota di empat negara dalam dua hari.

Setelah Jakarta, Arashi langsung bertolak ke Singapura, lalu Bangkok dan Taipei.

Baca juga: Jakarta, perhentian pertama Arashi jumpai penggemar di Asia

Konferensi pers Arashi di Jakarta diramaikan 50 penggemar terpilih lewat undian yang mengenakan berbagai atribut Arashi. Salah satu atribut penggemar itu menarik perhatian Satoshi.

"Wah, ada yang pakai kaos '24 Hour Television'," Satoshi menunjuk ke arah barisan penggemar.

"24 Hour Television" adalah program televisi tahunan berupa penggalangan dana untuk aktivitas sosial. Arashi menjadi pembawa acara program itu selama lima kali, yakni pada 2004, 2008, 2012, 2013 dan 2019.

Arashi terdiri dari Masaki Aiba, Jun Matsumoto, Kazunari Ninomiya, Satoshi Ohno dan Sho Sakurai. Debut mereka, "A.RA.SHI" dirilis pada 3 November 1999.

Baca juga: Sebelum ke Jakarta, Arashi akan menyanyi di acara perayaan kaisar

Tur singkat Arashi ke beberapa negara Asia itu berlangsung untuk mempromosikan akun media sosial mereka, juga single teranyar "Turning Up" yang baru rilis pada awal November 2019.

Anggota-anggota Arashi itu pun tampil dalam lima acara televisi setiap pekan pada waktu utama (prime time), termasuk di antaranya "Arashi ni Shiyagare" dan "VS Arashi".

Mereka adalah salah satu penampil terlaris di Jepang. Baik single dan albumnya secara rutin masuk ke tangga penjualan Oricon.

Arashi juga tampil di "Kohaku Uta Gassen", acara musik populer pada akhir tahun yang tayang di televisi NHK dan berisi musikus-musikus kondang.

Baca juga: Tak hanya YouTube, Arashi juga buka kanal Spotify