Satpol PP Amankan 32 Pengemis dan Orang Telantar di Semarang

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebanyak 32 orang pengemis, gelandangan, dan orang trlantar (PGOT) diamankan Satpol PP Kota Semarang saat razia jelang lebaran, Sabtu (30/4). Mereka diamankan karena berkeliaran di sejumlah titik dan jalan di Semarang.

"Total 32 PGOT ini kita tangkap di berbagai lokasi berbeda. Sebab ini jelang lebaran makin menjamur PGOTnya. Ini bikin malu PGOT-nya," kata Kasatpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, Sabtu (30/4).

Razia ini dilakukan tindak lanjut banyaknya PGOT di Kota Semarang menjelang lebaran. Dari 32 orang, 4 diantaranya diamankan saat mangkal di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah Jalan Pahlawan.

"Modus mereka lesehan pinggir untuk mendapatkan bantuan atau sedekah dari masyarakat," ungkapnya.

Puluhan PGOT tersebut diamankan antara lain di Jalan Ronggolawe, Jalan Kokrosono, Jalan Indraprasta, Jalan Agus Salim, Jalan dr Cipto, Jalan Kampung Kali, Jalan Mugas, Jalan Jenderal Soedirman, dan di Jalan Pahlawan, tepatnya di depan Kantor Gubernur Jateng.

"Kami sudah peringatkan mereka untuk tidak minta minta depan kantor pemerintahan. Kalau masih meminta minta kita bakal tindak tegas sesuai aturan berlaku," jelasnya.

Keberadaan para PGOT jelas melanggar Perda Kota Semarang No. 5 tahun 2014. Maka, untuk itu pihaknya berupaya menertibkan agar warga luar kota yang datang nyaman ketika berlibur ke Kota Semarang.

"Sudah banyak pemudik masuk Kota Semarang. Kalau PGOT menjamurkan bikin tidak nyaman pemudik. Maka kita tertibkan," pungkasnya. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel