Satpol PP Jakarta Terus Gelar Razia Masker

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pandemi COVID-19 menghantam hampir seluruh sendi kehidupan. Namun masih saja ada warga yang belum sadar tentang protokol kesehatan. Alasan beragam sering diungkapkan para pelanggar. Mulai lupa membawa masker sampai malas menggunakan masker secara tepat.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta, Arifin mengatakan, operasi tertib masker telah dilaksanakan mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota dan provinsi setiap hari di berbagai titik lokasi yang dipilih secara random.

Meliputi kawasan permukiman penduduk, jalan protokol, jalan penghubung maupun kawasan tertentu yang berpotensi keramaian seperti pusat perbelanjaan, pasar, taman, serta fasilitas umum kota.

Malah pada titik tertentu kegiatan Operasi Tertib Masker dilaksanakan rutin setiap hari, seperti kawasan Kota Tua, PD Pasar Kramat Jati, Perumahan Taman Intercone Kembangan, Danau Sunter, Pasar Baru Metro Atom, dan PD Pasar Minggu.

"Sasaran Operasi Tertib Masker TIBMASK adalah orang tidak membawa masker, orang yang membawa masker tapi tidak digunakan, contohnya disimpan di saku, di tas atau hanya diletakkan di dashboard mobil," kata Arifin.

Kemudian operasi juga menyasar orang yang menggunakan masker tapi tidak benar, seperti dipakai di dagu dan leher.

Lebih jauh Arifin menjelaskan, pihaknya telah menjalankan edukasi, sosialisasi, sampai imbauan sejak PSBB awal pada April 2020.

Edukasi, Sosialisasi dan Imbauan

Satpol PP Jakarta Terus Gelar Razia Masker
Satpol PP Jakarta Terus Gelar Razia Masker

Tak berhenti, edukasi, sosialisasi, dan imbauan juga berlanjut sampai saat ini, ditambah dengan penerapan sanksi teguran tertulis, sanksi kerja sosial, hingga denda adminsitratif.

"Tujuannya dalam upaya mengingatkan masyarakat untuk saling melindungi diri dari penularan Covid-19 dan meningkatkan kepatuhan masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah," ujar Arifin.

Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra, juga mengingatkan masyarakat untuk semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan pada era adaptasi kebiasaan baru.

Untuk itu, masyarakat harus disiplin mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah serta memiliki persiapan yang baik untuk diri sendiri juga keluarga.

Hermawan menyebut terdapat dua pendekatan yang dilakukan agar aman beraktivitas selama pandemi Covid-19. Pendekatan pertama dari sisi pemerintah dan yang kedua dari masing-masing individu.

Pemerintah telah menjalankan tugasnya dengan melindungi masyarakat dan memberikan imbauan agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

"Untuk pendekatan dari individu, yakni perlu menerapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS), mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker, jaga jarak, dan jaga selalu imunitas tubuh dengan mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang, tak kalah penting istirahat cukup," paparnya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: