Satpol PP kembali lakukan operasi tertib masker

Satuan Polisi Pamong (Satpol PP) Jakarta Barat kembali melakukan operasi tertib masker (tibmask) secara serentak di setiap kecamatan mulai Senin (18/7) pekan depan.

"Serentak di seluruh kecamatan, demi meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memakai masker," kata Kasatpol PP Jakarta Barat, Agus Irwanto, saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Agus mengatakan keputusan itu sesuai dengan arahan dari Satpol PP Provinsi DKI dalam rangka mengantisipasi penyebaran COVID-19.

Pihaknya menilai masyarakat mulai abai memakai masker lantaran terbawa euforia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level satu yang sekarang masih berlangsung.

Baca juga: Pakar: Operasi tertib masker harus terus digencarkan

Karenanya, pihaknya kembali akan turun ke jalanan untuk mengingatkan masyarakat agar mau memakai masker di area publik.

Namun demikian, Agus memastikan pihaknya belum memberlakukan sanksi administrasi ataupun hukuman denda sosial.

"Kita sifatnya hanya imbauan saja. Kalau ada yang tidak pakai masker, ya kita berikan masker untuk dikenakan," jelas dia.

Tidak hanya operasi tibmask, pihaknya juga akan melakukan patroli malam hari untuk membubarkan kerumunan warga yang dinilai berpotensi menciptakan klaster COVID-19 baru.

Baca juga: Satpol PP gencar tertibkan penggunaan masker di pasar tradisional

untuk kerumunan tersebut, lanjut Agus, biasa terjadi pada malam Minggu atau di masa akhir pekan.

"Biasanya malam Minggu itu banyak kerumunan seperti di Kota Tua dan sebagainya. Makanya kita coba lakukan pembubaran dan kita imbau untuk tetap memakai masker," jelasnya.

Dengan upaya tersebut, dia berharap masyarakat kembali mengetatkan protokol kesehatan sehingga kasus COVID-19 di wilayah DKI Jakarta bisa menurun.

Berdasarkan data laman Corona.jakarta.go.id per Selasa (12/7) , tercatat total kasus COVID-19 bertambah 1.594. Jumlah pasien yang sembuh pun bertambah 727 orang.

Baca juga: Pemkot Jaksel gandeng TNI dan Polri gencarkan operasi tertib masker

Jika diakumulasikan, total kasus COVID-19 di DKI Jakarta ada 1.284.470 dengan total kesembuhan 1.257.799 orang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel