Satria Muda paksa Patriots telan kekalahan perdana

Junaydi Suswanto
·Bacaan 3 menit

Satria Muda Pertamina Jakarta memaksa Indonesia Patriots menelan kekalahan perdana musim ini setelah memenangi pertemuan kedua tim dengan skor 70-66 dalam laga lanjutan Seri II Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2021 di gelembung Robinson Resort, Bogor, Jumat.

Hasil itu mengakhiri awal sempurna berupa lima kemenangan beruntun dalam lima pertandingan pertama Patriots, yang berisikan para pemain timnas elite muda.

Kapten Satria Muda, Arki Dikania Wisnu, kembali tampil gemilang untuk menyokong kemenangan kali ini dengan mendekati torehan triganda lewat raihan 20 poin, 11 rebound dan delapan assist.

Arki dibantu oleh Juan Laurent Kokodiputra yang mengemas catatan dwiganda 14 poin dan 10 rebound, diikuti kontribusi 16 poin dan sembilan milik Laurentius Oei.

Di kubu Patriots, Aldy Izzatur Rachman jadi pencetak angka terbanyak melalui 16 poin, diikuti Yudha Saputera dengan 13 poin serta Muhammad Arighi dan Kelvin Sanjaya yang sama-sama mencetak 10 poin.

Baca juga: Satria Muda waspadai Patriots untuk pertandingan mendatang

Gim berlangsung ketat di separuh awal kuarter pertama sebelum layup Juan membawa Satria Muda sedikit menjauh dalam kedudukan 14-8 pada sisa waktu empat menit 39 detik.

Tembakan tripoin Ali Bagir Alhadar sempat membawa Patriots kembali mendekat pada sisa waktu semenit 33 detik, tetapi satu lemparan bebas Laurentius memastikan Satria Muda memimpin 22-17 saat menutup kuarter pertama.

Arighi membuka kuarter kedua dengan melesakkan tripoin yang membuat Patriots mendekat 20-22, tetapi marjin angka tak pernah lebih dekat dari itu bahkan sempat mencapai 11 poin ketika Laurentius sukses mencetak jump shot pada sisa waktu dua menit 25 detik untuk mengubah kedudukan jadi 38-27 bagi Satria Muda.

Paruh pertama laga ditutup dengan sebuah layup dari Sandy Ibrahim Aziz yang membuat Satria Muda masih nyaman memimpin 41-31 atas Patriots.

Tujuh poin beruntun yang dicetak Arki pada awal kuarter ketiga membawa Satria Muda kian menjauh 48-33, tetapi Patriots perlahan memangkas jarak jadi 39-48 saat Yudha melesakkan tripoin pada sisa waktu enam menit 32 detik.

Akan tetapi, ketenangan Satria Muda mampu berbuah manis ketika kuarter ketiga ditutup dengan alley oop manis Rizal Falconi menyelesaikan umpan kiriman Christian Gunawan demi membuat kedudukan jadi 63-50.

Baca juga: Laurentius Steven apresiasi fasilitas di gelembung IBL

Keunggulan 13 poin jelas jadi bekal penting bagi Satria Muda kendati mereka gagal mencetak angka hampir di tiga menit awal kuarter terakhir.

Inefisiensi tembakan Satria Muda berusaha terus dimanfaatkan para talenta muda Patriots hingga dua lemparan gratis Arighi membuat kedudukan jadi 66-68.

Sayangnya, pengalaman menjadi bekal penting bagi Satria Muda yang tetap tenang di tengah rendahnya akurasi tembakan mereka sebelum Arki bisa memaksa Ali Bagir melakukan foul di sisa waktu 15 detik terakhir.

Dua lemparan bebas Arki melesak dan percobaan terakhir berupa lemparan tripoin dari Arighi tak menemui hasil, memastikan Satria Muda menang 70-66.

Satria Muda selanjutnya dijadwalkan menghadapi Louvre Dewa United Surabaya pada Sabtu (20/3) besok, ketika baru main lagi sehari kemudian melawan Bali United.

Baca juga: Jamarr pimpin Louvre kembali ke jalur kemenangan
Baca juga: Prawira bekuk West Bandits setelah bangkit di kuarter pemungkas
Baca juga: Bima Perkasa paksa Pacific perpanjang catatan nirmenang