Satu dari Dua Tersangka Penikaman di Kanada Ditemukan Tewas

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi Kanada kemarin mengatakan, satu dari dua tersangka dalam serangan penikaman di Kanada yang membunuh 10 orang ditemukan tewas.

Dikutip dari laman NBC News, Selasa (6/9), mayat Damien Sanderson, 31, ditemukan di James Smith Cree Nation di Saskatchewan pada pukul 11.30, kata Asisten Komisaris Rhonda Blackmore, komandan Saskatchewan Royal Canadian Mounted Police.

Sanderson dan Myles Sanderson, saudaranya, ditetapkan sebagai tersangka dalam insiden penusukan 10 orang yang terjadi Ahad kemarin.

Myles Sanderson, 30, mungkin terluka, namun belum terkonfirmasi, kata Blackmore dalam konferensi pers.

"Kami ingin publik mengetahui hal ini karena ada kemungkinan dia mencari perawatan medis," kata Blackmore. "Itu tidak berarti dia tidak berbahaya."

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyebut serangan itu mengejutkan dan memilukan. Dia mengatakan seluruh warga Kanada dan dirinya ikut berbela sungkawa kepada para korban dan orang yang mereka cintai.

"Kekerasan semacam ini, atau kekerasan apa pun, tidak memiliki tempat di negara kita," sebut Trudeau.

Damien Sanderson memiliki luka yang terlihat dan diyakini bukan disebabkan oleh dirinya sendiri, kata Blackmore. Penyebab kematian akan ditentukan kemudian, katanya.

Mayatnya ditemukan "di luar ruangan di daerah berumput lebat di dekat sebuah rumah yang sedang diperiksa," kata Blackmore.

Ditanya pada konferensi pers hari Senin apakah Myles Sanderson dicurigai sebagai tersangka penyebab kematian saudara laki-lakinya, tapi Blackmore mengatakan para penyelidik belum bisa mengkonfirmasi.

"Kami belum mengkonfirmasi itu. Kami tidak bisa mengatakan jika Myles terlibat dalam kematian Damien," katanya. "Ini adalah investigasi yang kami tindak lanjuti, kami tidak dapat mengatakannya secara pasti pada saat ini."

Sebanyak 19 orang terluka dalam serangan penikaman itu, termasuk Myles Sanderson, di 13 lokasi yang teridentifikasi, kata petugas. Kondisi medis mereka tidak dirilis. Dengan ditemukannya jasad Damien Sanderson, jumlah korban tewas sebanyak 11 orang.

Identitas dari para korban tidak disebarluaskan oleh polisi, tetapi Blackmore mengatakan para korban tidak ada yang bayi maupun anak kecil. Korban yang termuda lahir pada 1999.

Penyidik yakin beberapa korban telah ditargetkan dan ada pula korban lain yang diserang secara acak. Namun investigasi sedang dilakukan.

Dari 10 orang yang tewas sebelum jasad Damien Sanderson ditemukan, penyidik yakin semua korban ditikam, namun sedang dalam penyelidikan untuk mengkonfirmasi hal tersebut, kata Blackmore.

Myles Sanderson mungkin ada di kota Saskatchewan, Regina, setelah kendaraan yang dicari terlihat di kota itu, kata aparat.

"Ini adalah informasi terpercaya yang baru kami miliki, tetapi juga sudah usang," kata Kepala Layanan Polisi Regina Evan Bray. “Jadi kami tidak dapat mengatakan dengan pasti dia ada di sana, tetapi kami beroperasi seolah-olah dia ada.”

Polisi mengatakan perburuan dan penyelidikan pembunuhan ini adalah prioritas utama.

Reporter Magang: Gracia Irene [pan]