Satu Hari, Dua Bayi Diduga Hasil Hubungan Terlarang Dibuang di Makassar

Merdeka.com - Merdeka.com - Penemuan bayi yang diduga hasil hubungan gelap terjadi di dua lokasi yakni Jalan Kotipa, Biringkanaya dan Toddopuli 10, Kecamatan Manggala, Makassar. Penemuan bayi tersebut menambah panjang deretan kasus penemuan bayi di Kota Makassar.

Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Biringkanaya, Iptu Nurman Matasa mengatakan penemuan bayi jenis kelamin perempuan pertama kali diketahui seorang warga bernama Fitri. Bayi tersebut ditemukan di belakang rumah seorang anggota TNI di Jalan Kotipa 6 No 4 Kodam 3, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya.

"Kronologi saat ditemukan saksi bernama Fitri baru pulang kantor pukul 16.00 Wita. Saat itu, saksi mendengar suara tangisan dari belakang rumah," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Kamis (9/6).

Merasa curiga, saksi kemudian memeriksa dan pergi ke belakang rumah. Saat diperiksa, saksi melihat sebuah kantong plastik berwarna merah.

"Setelah diperiksa ternyata saksi mendapati anak bayi di kantong plastik warna merah di tanah dalam keadaan hidup," tuturnya.

Nurman mengaku setelah bayi tersebut diperiksa, diketahui dalam kondisi prematur dan masih terdapat tali ari-ari.

"Sekitar pukul 20.00 Wita, bayi di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya untuk mendapatkan perawatan intensif dan selanjutnya bayi di masukkan ke dalam inkubator. Kondisi bayi dalam keadaan sehat," kata dia.

Penemuan bayi juga terjadi di Jalan Toddopuli 10, Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, Makassar pada pukul 16.44 Wita. Bayi jenis kelamin perempuan ditemukan pertama kali oleh seorang ojek online (ojol).

"Saat itu saksi yang merupakan ojol sedang mengantar pesanan pelanggannya. Tapi tiba-tiba dia melihat bayi hanyut terbawa arus air selokan," kata Kepala Kepolisian Sektor Manggala, Komisaris Supriady Idrus.

Edhy sapaan akrabnya mengaku saat ditemukan bayi perempuan tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia. Ia menambahkan saat jasad bayi tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

"Kami masih menyelidiki siapa orang tua bayi tersebut," ucapnya. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel