Satu Korban Bus Wisata Masuk Jurang di Sumedang Belum Dievakuasi

Raden Jihad Akbar
·Bacaan 1 menit

VIVA – Proses evakuasi Bus pariwisata yang alami kecelakaan maut masuk ke dalam jurang di Tanjakan Cae Desa Sukajadi, Wado, Sumedang, Jawa Barat, rencananya akan dilanjutkan pagi ini. Bus tersebut diketahui membawa puluhan penumpang peserta ziarah siswa SMP IT Al Muawwanah Cisalak Kabupaten Subang.

Proses evakuasi selama 8 jam malam hingga pukul 03.00 dini hari tadi, tadi diketahui menyisakan diduga satu korban yang masih terhimpit badan bus. Petugas SAR gabungan menunggu alat berat untuk melanjutkan evakuasi tersebut.

Baca juga: Nurhadi dan Menantu Divonis 6 Tahun Penjara, KPK Langsung Banding

"Tim memutuskan menghentikan sementara proses evakuasi pagi ini karena memerlukan alat berat," ujar Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Jawa Barat Supriyono saat diwawancarai tvOne, Kamis 11 Maret 2021.

Data sementara yang dihimpun, bus tersebut berpenumpang 66 orang. Sebanyak 65 orang telah berhasil dievakuasi, terdiri dari 27 penumpang tewas dan 39 orang lainnya luka ringan dan berat. Sedangkan 1 dari 27 orang yang tewas itu belum dievakuasi.

Hingga saat ini, aparat TNI Polri, Tim Sar dan warga masih bersiaga di lokasi kejadian. Garis polisi pun dipasang di sekitar terperosoknya bus tersebut. Sebab dikhawatirkan, badan jalan amblas menimpa bus tersebut.

Seperti diketahui, bus tersebut membawa para siswa SMP IT Al Muawwanah, Cisalak, Kabupaten Subang. Para siswa dan guru pendamping melakukan wisata ziarah.

Petugas Jasa Raharja pun telah para korban akibat kecelakaan ini. Ahli waris korban jiwa akan diberikan tunjangan Rp50 juta dan korban luka ringan sebesar Rp20 juta.