Satu Liang Dua Jenazah, Batam Krisis Lahan Permakaman

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Batam - Batam tengah mengalami krisis lahan permakaman. Imbasnya, satu liang kuburan kerap ditempati lebih dari satu jenazah.

Terkait krisi ini, Wali Kota Batam Muhammad Rudi, bakal mengupayakan membuka lahan hutan lindung menjadi tempat permakaman baru di Batam.

"Sudah saya instruksikan ke Ilham (Direktur Lahan BP Batam, red)," ujar Rudi usai rapat terkait krisis lahan permakaman di Kantor Wali Kota Batam, Senin (28/12/2020).

Menurut Rudi, penambahan lahan permakaman sangat penting, mengingat beberapa pemakaman yang ada saat ini sudah penuh karena keterbatasan lahan.

"Kita sedang mencari lokasi baru, kalau sudah ada langsung diserahkan ke pemerintah daerah," ujarnya.

Beberapa lokasi yang sudah diajukan dan belum mendapat legalitas akan terus diproses. Rudi juga mengaku beberapa lokasi yang diajukan Pemkot Batam berada di hutan lindung.

"Ini sudah dibahas dalam rapat tadi. Dan kita ingin lahan permakaman baru segera tersedia," kata Rudi.

Rudi juga memastikan, lahan permakaman baru itu nantinya tidak untuk agama tertentu. Semua agama akan diakomodir.

"Doakan semoga cepat tersedia. Dan masyarakat tidak khawatir terkait ketersediaan lahan khusus permakaman ini," kata dia.

Rudi pun akan membebankan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terkait proses penyediaan lahan permakaman baru ini.

**Ingat #PesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Simak juga video pilihan berikut ini: