Satu Orang Positif Covid-19 Kluster Perumahan di Malang Meninggal

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surabaya - Satu orang dari 22 orang warga Perumahan Bukit Hijau, dan Permata Hijau, Tlogomas, Kota Malang, yang terpapar Covid-19 meninggal usai menjalani perawatan di RSUD Saiful Anwar.

"Satu orang meninggal dunia hari ini, saat perawatan di RSUD Saiful Anwar Malang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif, Kamis (20/5/2021), dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan satu warga perumahan yang meninggal dunia tersebut berjenis kelamin laki-laki, berusia 71 tahun.

Menurut Husnul, dari total 22 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut, sebanyak lima orang telah menjalani tes usap menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Sementara untuk 17 orang lainnya, terkonfirmasi setelah menjalani tes usap antigen.

"Lima orang positif dengan tes PCR, dan 17 lainnya dengan tes antigen," katanya.

Saat ini, mayoritas warga Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut menjalani perawatan di rumah sakit dan safe house penanganan COVID-19 yang ada di Jalan Kawi, Kota Malang.

Rinciannya, sebanyak 15 orang dirawat di Rumah Sakit Lapangan (RSL) Idjen Boulevard Kota Malang, dan Safe House Jalan Kawi. Sementara untuk lainnya, satu orang di Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dan tiga orang lainnya dirawat di Rumah Sakit Universitas Brawijaya (UB).

Sementara untuk yang menjalani isolasi mandiri di rumah, saat ini ada dua orang, yang merupakan pasangan suami istri.

Mereka menjalani isolasi mandiri karena, di rumah yang ditinggali oleh keduanya tersebut, tidak ada anggota keluarga lain. Husnul menambahkan, saat ini, sebanyak 21 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut berada dalam kondisi yang baik.

"Kami berusaha untuk dilakukan evakuasi dari rumah, ke safe house, atau rumah sakit. Saat ini, seluruhnya berada dalam kondisi baik," kata Husnul Muarif.

Awal Kasus

Sebelumnya, puluhan warga di Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau Kota Malang, dilaporkan terkonfirmasi positif COVID-19. Pada awalnya dilaporkan ada dua orang yang merupakan anak salah satu warga yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Sementara orang tua dari kedua anak tersebut, saat itu telah menjalani tes swab, namun belum mendapatkan hasil uji. Orang tua kedua anak tersebut memiliki keseharian beraktivitas di Masjid Al Waqar yang ada di sekitar perumahan itu.

Usai puluhan warga dilaporkan terkonfirmasi positif COVID-19, Pemerintah Kota Malang melakukan penutupan sementara Masjid Al Waqar selama 14 hari. Selain ditutup, masjid tersebut juga dilakukan sterilisasi.

Hingga saat ini, di Kota Malang, tercatat secara keseluruhan ada sebanyak 6.578 kasus konfirmasi positif COVID-19. Dari total tersebut, sebanyak 5.950 orang dilaporkan telah sembuh, 599 orang dinyatakan meninggal dunia, dan sisanya berada dalam perawatan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel