Satu Rumah Warga Garut Roboh akibat Guncangan Gempa

Merdeka.com - Merdeka.com - Satu rumah di Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, roboh akibat gempa yang mengguncang empat kali pada Sabtu (12/11) kemarin. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Kapolsek Cisompet resor Garut, Iptu Hilman Nugraha mengatakan bahwa rumah yang ambruk akibat gempa diketahui milik warga bernama Ayi.

Lokasi rumah yang ambruk di Kampung Singatuwuh, Desa Jatisari, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut," katanya, Senin (14/11).

Polisi sudah melakukan peninjauan ke rumah yang ambruk akibat gempa itu. Hasil peninjauan diketahui rumah yang ambruk adalah bangunan semi permanen dengan ukuran 7x5 meter.

Dia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa robohnya rumah milik Ayi. Itu karena saat terjadi gempa pertama, seluruh orang yang ada di dalam rumah sudah mengungsi ke rumah sanak saudaranya.

"Jadi begitu terjadi gempa pertama, seluruh penghuni langsung mengosongkan rumah. Itu dilakukan karena posisi rumah ada di tebing dekat sungai dan mereka khawatir ada gempa susulan," sebut Hilman.

Setelah penghuni meninggalkan rumah, beberapa saat kemudian terjadi gempa kedua. Di goncangan gempa yang kedua itu, diketahui rumah milik Ayi roboh.

Saat ini, dijelaskan Hilman, Ayi dan penghuni rumah lainnya terpaksa bertahan di rumah saudaranya karena tempat tinggalnya harus dibangun ulang agar bisa kembali dihuni. "Perkiraan kerugian akibat robohnya rumah Ayi mencapai Rp80 juta," pungkasnya.

Sebelumnya, Kabupaten Garut diguncang gempa beberapa kali. Lokasi gempa berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terjadi di wilayah lautan Garut, namun situasi warga pasca-gempa dipastikan kondusif.

Berdasarkan info dari BMKG, gempa pertama terjadi sekitar pukul 19.29 WIB dengan kekuatan magnitudo 4,9. Lokasi gempa 8.14 lintang selatan-107.35 bujur timur atau 119 kilometer barat daya aya Kabupaten Garut dengan kedalaman 16 kilometer.

Gempa kedua kemudian terjadi sekitar pukul 20.18 WIB dengan kekuatan magnitudo 5,5. Lokasi gempa 8.18 lintang selatan-107.36 bujur timur atau 122 kilometer barat daya aya Kabupaten Garut dengan kedalaman 10 kilometer.

Gempa ketiga terjadi kembali sekitar pukul 20.29 WIB dengan kekuatan magnitudo 4,2. Lokasi gempa 8.20 lintang selatan-107.36 bujur timur atau 126 kilometer barat daya aya Kabupaten Garut dengan kedalaman 4 kilometer.

Gempa keempat terjadi lagi pukul 20.29 WIB dengan kekuatan magnitudo 4,2. Lokasi gempa 8.11 lintang selatan-107.36 bujur timur atau 115 kilometer barat daya aya Kabupaten Garut dengan kedalaman 19 kilometer.

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara Kepolisian Resor Garut, AKP Adnan Muttaqien mengatakan bahwa getaran gempa di pesisir pantai selatan Garut memang cukup terasa. Namun walau begitu ia memastikan tidak ada kepanikan berlebihan dari warga.

"Gempa memang beberapa kali terasa, namun situasi warga kondusif, tidak ada kepanikan berlebih, situasi normal. Anggota kami di lapangan terus bersiaga untuk memantau situasi dan perkembangan lebih lanjut," kata Adnan saat dihubungi melalui sambungan telepon. [cob]