Satuan Tempur TNI Dikerahkan untuk Penyekatan Pemudik di Jawa Tengah

Mohammad Arief Hidayat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Tim gabungan lintas sektoral di Jawa Tengah terus memperkuat persiapan penyekatan arus mudik di sejumlah daerah perbatasan Jawa Tengah seperti yang difasilitasi oleh Kepolisian Daerah setempat dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis, 29 April 2021.

Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto mengungkapkan, lembaganya mendukung penuh menjadi kebijakan pemerintah dalam pencegahan penularan COVID-19 dan melarang masyarakat mudik lebaran Idul Fitri tahun ini.

"Kami mendukung penyekatan yang dilakukan Polda Jateng. Dan saya sudah BKO-kan (memperbantukan) personel sebanyak 218 orang di luar personel yang selama sudah kita terjunkan di PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat),” kata Rudianto.

Jumlah 218 personel tersebut terdiri dari 72 orang di pos penyekatan, 44 orang di pos pengamanan, 24 orang di pos rapid test, dan 34 orang di pos Markas Komando.

Ada juga pasukan di setiap Komando Resor Militer (Korem), Komando Distrik Militer (Kodim) maupun satuan tempur yang siap kapan pun dibutuhkan. Di masing-masing Korem disiagakan satu kompi, di setiap Kodim satu peleton.

“Begitu juga di setiap satuan tempur kami siapkan satu kompi setiap hari pasukan siaga. Jadi kapan pun Bapak Kapolda butuh, bantuan personel kami sudah siagakan," katanya.

Mengenai dukungan lainnya, Rudianto menginformasikan bahwa di wilayah Kodam IV memiliki 58 fasilitas kesehatan yang bisa dimanfaatkan oleh Polres, Kodim, Pemda maupun instansi yang lain jika terjadi sesuatu selama kegiatan terkait Lebaran.

Teguh Joko Sutrisno/Semarang