Saudi Wajibkan Sopir Taksi Laki-Laki dan Perempuan Pakai Seragam, Ini Alasannya

Merdeka.com - Merdeka.com - Otoritas transportasi Arab Saudi (TGA) mewajibkan sopir taksi laki-laki dan perempuan memakai seragam. Aturan ini mulai berlaku pada 12 Juli kemarin, menurut laporan Saudi Gazette.

Keputusan TGA ini berlaku bagi sopir taksi laki-laki maupun perempuan.

TGA menerangkan, sopir taksi yang diwajibkan memakai seragam yang didesain khusus ini adalah sopir taksi umum, sopir taksi bandara, sopir taksi keluarga, pengendara layanan transportasi online, dan sopir taksi pribadi.

Dikutip dari laman Al Arabiya, Rabu (13/7), tujuan aturan baru ini untuk standardisasi dan peningkatan performa sesuai dengan kepantasan masyarakat, juga meningkatkan kualitas layanan dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

Sopir taksi yang melanggar aturan ini akan dikenakan denda.

Jika penumpang mengetahui sopir taksi atau taksi online tidak memakai seragam, mereka bisa melapor dengan menghubungi nomor telepon 19929. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel