'Saya berjanji kepada ibu saya': Juara MMA Nurmagomedov putuskan pensiun setelah kalahkan Justin Gaethje

·Bacaan 2 menit

Paris (AFP) - Juara dunia kelas ringan MMA Khabib Nurmagomedov mengumumkan pengunduran dirinya yang mengejutkan dari olahraga tersebut pada Sabtu setelah mengungkapkan dia "sudah berjanji kepada ibunya" bahwa pertarungan melawan Justin Gaethje akan menjadi pertarungan terakhirnya.

Warga Rusia yang menang dengan technical knockout pada ronde kedua itu bertarung untuk pertama kalinya sejak kematian ayahnya yang juga pelatihnya Abdulmanap pada Juli.

"Saya adalah juara UFC tak terbantahkan, tak terkalahkan dengan rekor 13-0 (di UFC), dan 29-0 dalam semua karir pro MMA saya," kata dia setelah kemenangannya di Abu Dhabi.

"Hari ini saya ingin mengatakan ini adalah pertarungan terakhir saya. Tidak mungkin saya datang ke sini tanpa ayah saya. Ketika UFC datang kepada saya tentang Justin, saya berbicara dengan ibu saya selama tiga hari."

"Dia tidak ingin saya bertarung tanpa ayah dan saya mengatakan ini adalah pertarungan terakhir saya - dan saya telah menyampaikan kata-kata saya kepadanya."

Dia menambahkan: "Terima kasih banyak Justin. Saya tahu Anda hebat, saya tahu bagaimana Anda menjaga orang-orang Anda. Dekat dengan orang tua Anda, karena Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi besok. Terima kasih pelatih, terima kasih teman-teman. Hari ini adalah laga terakhir saya di UFC."

"Itu adalah impian ayah saya. Justin dan Conor (McGregor) akan bertarung Januari, saya piting keduanya, saya tidak tertarik dengan ini."

Abdulmanap Nurmagomedov (57) meninggal dunia setelah menderita komplikasi Covid-19 pada musim panas.

Rival lama McGregor dari Irlandia, yang kalah dari Nurmagomedov pada 2018, termasuk di antara yang pertama memberi selamat kepada pria Rusia berusia 32 tahun itu atas kariernya.

"Saya akan melanjutkan. Hormat dan belasungkawa untuk ayahmu juga. Untuk Anda dan keluarga. Hormat saya, The McGregors," cuit dia.

Presiden UFC Dana White bergabung dengan penghormatan dan mengungkapkan pada konferensi pers saat pertarungan puncak UFC 254 di Fight Island, Abu Dhabi berakhir bahwa Nurmagomedov telah patah kakinya dalam persiapan untuk acara Sabtu.

"Apa yang orang ini lalui, kita semua beruntung kita bisa melihatnya bertarung malam ini," kata White.

"Rupanya dia di rumah sakit. Kakinya patah tiga pekan lalu. Jadi dia punya dua patah jari kaki dan satu tulang di kakinya yang patah -- itulah yang dikatakannya pada saya. Tidak pernah memberi tahu siapa pun."

"Dia adalah salah satu manusia paling tabah di planet ini dan dia petarung nomor satu di dunia dan, sungguh, Anda harus mulai menempatkannya di sana dengan status GOAT --greatest of all time -- (terbesar sepanjang masa) dengan siapa pun yang menurutmu GOAT."

Justin Gaethje, 31 tahun, asal Amerika kini memiliki catatan menang-kalah 22-3 dalam karirnya di UFC.