Sayad-2, Senapan Sniper Buatan Iran yang Bikin Israel Kocar-kacir

Lazuardhi Utama

VIVA – Jika dilihat dari segalanya, baik jumlah personel hingga alat utama sistem persenjataan (alustsista), kekuatan Israel jauh di atas Hamas. Namun, bukan berarti tentara Yahudi itu bisa menang mudah. Hamas pernah membuat tentara Israel kocar-kacir lantaran menggunakan Sayad-2, senapan sniper buatan Iran.

Hal ini terjadi saat konflik Israel dan Hamas di Jalur Gaza beberapa waktu lalu. Kala itu, prajurit Israel langsung bubar jalan ketika sebuah peluru yang ditembakkan sniper Hamas mampu menewaskan satu orang tentara mereka.

Berdasarkan data yang dikelola VIVA, Rabu, 20 Mei 2020, informasi mengenai senapan sniper Sayad-2 terbilang minim. Sayad-2 adalah senapan laras panjang yang mampu menembus material yang biasa digunakan untuk melumpuhkan sniper musuh (countersniper) pada jarak 2 kilometer.


Senapan ini mampu membunuh target secara akurat yang berlindung di balik beton, juga mampu menembus rompi dan topi anti peluru.

Bahkan, mengutip situs Washington Post, Hamas diduga memperoleh Sayad-2 dari pasar gelap, namun juga kemungkinan besar disuplai oleh Angkatan Bersenjata Iran.

Asal tahu saja, jika tubuh tertembus peluru senapan sniper Sayad-2 maka akan meninggalkan luka besar menganga.

Apabila peluru menghantam kepala, dipastikan bisa hilang separuh atau hilang sama sekali. Karena itulah mengapa pasukan Israel menjadi sangat ketakutan terhadap senapan sniper Sayad-2 buatan Iran yang digunakan Hamas.