Sayaka terlalu kuat bagi Putri, Indonesia tertinggal 3-0

·Bacaan 1 menit

Pebulu tangkis Jepang peringkat 15 dunia Sayaka Takahashi masih terlalu kuat bagi Putri Kusuma Wardani ketika keduanya bertemu pada penentuan juara Grup A turnamen bulu tangkis beregu putri Piala Uber antara Indonesia melawan Jepang.

Putri yang berperingkat dunia 126 itu, menyerah dua gim langsung pada Sayaka dengan skor 14-21, 19-21 dalam waktu 37 menit di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Selasa malam.

Putri yang sempat memimpin hingga 5-1 pada awal gim pertama, gagal mempertahankan keunggulannya sebelum menyerah 14-21.

Baca juga: Indonesia tertinggal 0-2 dari Jepang pada Piala Uber

Juara Spain Masters itu sebenarnya berpeluang menyamakan kedudukan dengan merebut gim kedua saat ia berhasil memimpin 16-14 dan menyamakan kedudukan 17-17.

Namun Sayaka kembali menunjukkan kelasnya, ia mampu merebut angka pada poin-poin kritis. Pukulan penyilang yang dilancarkan Sayaka Takahashi yang tak terjangkau Putri memberi kemenangan 21-19.

Pada dua partai sebelumnya, Indonesia juga kehilangan angka, sehingga tertinggal 0-2.

Pemain tunggal Gregoria Mariska Tunjung dikalahkan oleh Akane Yamaguchi 7-21, 16-21.

Baca juga: Gregoria kalah oleh Akane, Indonesia tertinggal 0-1

Selanjutnya pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto juga gagal menyumbang angka bagi Tim Piala Uber Indonesia ketika mereka kalah oleh pasangan Jepang Mayu Matsumoto/Nami Matsuyama 14-21, 19-21 yang membuat Indonesia tertinggal 0-2.

Dengan kemenangan 3-0 sebenarnya Jepang sudah dipastikan menang atas Indonesia dan keluar sebagai juara Grup A Piala Uber, namun pada pertandingan penyisihan seluruh kelima partai harus dimainkan.

Selanjutnya ganda putri Nita Violina Marwah/Putri Syaikah akan berhadapan dengan Yuki Fukushima/Arisa Higashino.

Baca juga: Siti Fadia/Ribka ganda pertama hadapi Jepang dalam Piala Uber

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel