Sayang Janjikan Jalan Bertingkat dari Maros ke Watampone

Laporan Wartawan Tribun Timur, Rudhy

TRIBUNNEWS.COM, BONE -- Calon incumbent Syahrul-Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang dalam waktu dekat akan segera merealisasikan rencana pembangunan jalan bertingkat atau jalan layang yang menghubungkan dua kabupaten di Sulsel.

Kabupaten yang dimaksud adalah Kabupaten Maros dan Watampone, Bone. Selain pembangunan jalan layang yang segera ditenderkan oleh pemerintah. Syahrul juga menjanjikan proyek kereta api.

Janji politik tersebut disampaikan pada kampanye terbuka pasangan nomor urut 2 yang dipusatkan di Stadion La Patau, Watampone, Bone, Kamis (17/1/2013).

Bupati Gowa dua periode ini dalam orasi politiknya menyatakan, kedua mega  proyek tersebut bukanlah jualan politik atau janji belaka. Proyek tersebut diakuinya sudah masuk dalam Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang telah disepakati oleh pemerintah pusat beberapa waktu lalu.

"Kita mau lihat jalan bertingkat di Suppa La'bu, di poros Camba Maros ke Watampone. Kita juga mau lihat kereta api jalan di Sulawesi Selatan. Ini bukan janji politik sodara. Proyek ini sudah dimasukkan dalam MP3EI," tegas Syahrul dihadapan puluhan ribu pendukungnya yang tumpah ruah di area lapangan sepakbola tersebut.

Diketahui, proyek jalan layang di poros Maros menuju Watampone, telah dicanangkan pada Desember lalu. Proyek tersebut akan dimulai tendernya tahun ini dan pembangunannya dilakukan selama dalam tiga tahap.

Untuk tahap awal, jumlah anggaran yang akan digelontokan pemerintah melalui sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencapai Rp 100 miliar.

Syahrul berharap, dengan melanjutkan kepemimpinannya bersama wakilnya Agus Arifin Nu'mang, kedua mega proyek tersebut bisa terlaksana secepat mungkin. "Dan sekali lagi ini bukan janji," katanya.

Baca juga:

Pemilihan Gubernur Sulsel

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.