Sayap belakang Hamilton gagal inspeksi karena selisih 0,2mm

·Bacaan 2 menit

Sayap belakang mobil Mercedes Lewis Hamilton gagal memenuhi syarat inspeksi teknis pascakualifikasi karena selisih 0,2mm dari yang diatur dalam regulasi, kata bos tim Mercedes Toto Wolff di Brazil, Sabtu.

Oleh karena itu Hamilton, yang mengejar titel juara dunia kedelapan kali, dihukum start paling belakang di sprint race di Sao Paulo.

Namun, juara dunia tujuh kali itu mampu melewati lawan-lawannya demi finis P5 di balapan sepanjang 100km untuk menentukan posisi grid Grand Prix Sao Paulo pada hari berikutnya.

Sang pebalap Inggris telah mengantongi penalti lain karena menggunakan mesin baru yang melebihi alokasi permusim sehingga ia harus mundur lima posisi start, yang berarti P10 pada Minggu.

Baca juga: Hamilton beresiko terkena penalti tambahan karena DRS ilegal di Brazil
Baca juga: Bottas rebut pole, Hamilton siap menyerang di Brazil

Mobil Hamilton gagal memenuhi inspeksi teknis setelah ia pakai mendominasi kualifikasi pada Jumat setelah FIA mendapati celah di antara kedua elemen sayap belakangnya terlalu lebar.

Wolff mengatakan sayap tersebut, setelah disita oleh FIA dan telah dikembalikan, mengalami kerusakan saat kualifikasi dan hal itu seharusnya tidak naik ke steward.

Dia mengatakan Hamilton, yang kini tertinggal 21 poin dari pemuncak klasemen sementara Max Verstappen dengan empat balapan tersisa, heran dengan keputusan steward tersebut.

"Mendapati kami sedikit gagal tes, kita bicara soal 0,2 milimeter, tidak membiarkan ini diperbaiki seperti protokol normal," kata Wolff.

"Sayap itu rusak. Di satu sisi OK, di tengah OK, di kanan tidak OK, dan itu berarti kami sebenarnya mengalami kerugian performa.

"Kami kira, dengan mempertimbangkan semua aspek itu, FIA akan mengatakan ada kerusakan di sana dan oleh karenanya kami tidak melanggar regulasi."

Wolff mengatakan dia mengira Sporting Director Ron Meadows bercanda ketika dia memberi kabar tersebut.

"Hal-hal aneh terjadi tapi Anda harus menerimanya dengan lapang dada, dan di 60 menit terakhir balapan yang dijalani Valtteri dan dari Lewis membawa kembali kegembiraan dengan semua frustrasi yang terjadi sebelumnya," Wolff menambahkan.

Valtteri Bottas merebut pole position untuk GP Sao Paulo setelah memenangi sprint race pada Sabtu.

Baca juga: Bos Honda heran dengan seringnya Mercedes kena penalti mesin
Baca juga: Balapan F1 di Brazil, Hamilton janji tonton Neymar berlaga

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel