SBS Bakal Tayangkan Program Investigasi Kasus Kematian Sulli

Tasya Paramitha

VIVA – Sebuah program yang bakal ditayangkan stasiun televisi Korea Selatan, SBS menuai kontroversi. Program berjudul Unanswered Questions itu akan segera menayangkan episode terbaru mereka yang membahas mengenai kematian artis Sulli beberapa waktu lalu.

Dilansir dari laman Allkpop, Senin, 11 November 2019, serial investigasi itu telah merilis preview episode yang bakal tayang minggu depan. Judul episode tersebut adalah 'Rumor dari rumor, Siapa yang membunuh Jin Li'.

Episode itu dilaporkan akan menceritakan usaha para staf program tersebut dalam mencari kebenaran di balik peristiwa tragis kematian Sulli.

Dalam preview-nya, diketahui bahwa program itu mewawancarai sejumlah narasumber, mulai dari pekerja dunia hiburan, pria yang mengklaim sebagai mantan kekasih Sulli dan seorang warganet yang pernah menuliskan komentar jahat di Instagram Sulli.

"Aku juga tak bisa melupakanmu," ujar pria yang mengaku sebagai mantan kekasih Sulli dalam preview itu.

Sementara itu, warganet yang pernah mem-bully Sulli mengatakan, "Itu bukan menyumpahi. Aku tidak menyuruhnya mati. Aku tak peduli dia mati atau tidak."

Berbagai respons pun datang dari warganet Korea. Banyak yang berpendapat bahwa investigasi ini terlalu cepat dilakukan sehingga terkesan tidak menghormati mendiang Sulli.

Tak sedikit pula yang mengatakan bahwa program seperti ini justru akan membuat semakin banyak rumor yang berkembang di tengah-tengah masyarakat.

Meski begitu, ada sebagian warganet yang mendukung program ini dan mengatakan bahwa selama pihak keluarga Sulli setuju akan program tersebut, maka seharusnya warganet pun bisa menerimanya.

Sebagai informasi, Sulli ditemukan tewas di rumahnya pada 14 Oktober. Menurut pihak berwenang, Sulli tewas karena bunuh diri.

Berbagai media lokal menghubungkan kematiannya dengan depresi yang disebabkan oleh cyberbullying. Polisi sendiri telah mengungkap bahwa sebelum meninggal, Sulli menderita depresi berat.

Jika kamu butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi masalah depresi atau kamu melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri, bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.