SBY Ajak Sukseskan PRJ

TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta seluruh elemen masyarakat ibu kota menyukseskan pelaksanaan Pekan Raya Jakarta (PRJ). Sebabnya, PRJ memiliki sumbangsih bagi pergerakan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Semoga Pekan Raya Jakarta ini terus berkembang dan semoga kegiatan ekonomi yang disumbangkan Pekan Raya Jakarta juga membawa manfaat bagi rakyat kita," kata SBY saat meresmikan pembukaan PRJ ke-46 di Jakarta International EXPO, Kemayoran, Senin malam, 10 Juni 2013.

"Kami juga berharap agar hiburan rakyat yang diselenggarakan juga semakin baik dan semakin dekat di hati rakyat kita semua," SBY menambahkan.

Ia menjelaskan, kondisi perekonomian dunia saat ini belum benar-benar pulih. Banyak negara di dunia tengah mengalami kesulitan di bidang perekonomian. "Oleh karena itu, kita harus bekerja sangat keras untuk sama-sama menjaga pertumbuhan ekonomi kita."

SBY menyadari bahwa saat ini ekspor Indonesia tengah menurun. Namun hal itu tak hanya dialami Indonesia, melainkan hampir di semua negara. Karena itu, ia berharap seluruh elemen bangsa bisa kreatif untuk mengembangkan bidang ekonomi di dalam negeri.

"Kalau ekonomi di Indonesia terus bergerak, masih ada proses jual-beli, insya Allah perusahaan-perusahaan di negeri tercinta ini tidak akan bangkrut," ujar mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan ini.

Jika perusahaan-perusahaan itu tak bangkrut, SBY berpendapat, masyarakat tak perlu khawatir akan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK). "Kalau ekonomi terus tumbuh, akan ada lapangan pekerjaan yang lebih banyak lagi (di Indonesia)," ucap dia.

Menjelang hari ulang tahun ibu kota ke-486, SBY berharap Jakarta bisa terus maju; menjadi kota yang semakin aman dan tertib; tumbuh menjadi kota yang semakin bersih, indah, dan ramah lingkungan. "Jakarta menjadi rumah bagi semua," katanya.

PRIHANDOKO

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.