SBY Diserang Hoax, Andi Arief Singgung Gerombolan Prof Linglung

Hardani Triyoga
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diserang isu hoax terbaring dirawat di rumah sakit dalam kondisi parah karena COVID-19. Elite Partai Demokrat merespons dengan memberikan penjelasan foto hoax tersebut.

Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Andi Arief menyinggung ada pihak yang dapat tugas menyerang SBY dengan isu hoax. Ia menyebut pihak yang menyerang itu adalah gerombolan Prof Linglung, Denok Siregar, dan Dewi Tanjung.

Andi mendoakan mereka agar bisa kembali ke habitatnya sebagai manusia.

"Mudah-mudahan gerombolan Prof linglung, Denok siregar dan Dewo Tanjung --yang mendapat tugas khusus menyerang Pak SBY oleh negoro gombal-- bisa kembali ke habitatnya sebagai manusia," tulis Andi di akun Twitternya, @Andiarief_ yang dikutip VIVA pada Jumat, 15 Januari 2021.

Dalam foto poster yang beredar di media sosial memang tampak SBY dengan mengenakan kemeja biru sedang terbaring di tempat tidur di rumah sakit. Foto itu terdapat tulisan 'LUPA SEMUANYA SBY MAKIN PARAH'.

Di gambar itu juga ada tiga petugas yang mengenakan pakaian alat pelindung diri (APD) tampak memeriksa SBY. Salah seorang di antaranya memeriksa SBY dengan alat pengukur suhu tubuh thermo gun.

Selain Andi Arief, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan juga sudah memberikan penjelasan bahwa foto SBY dirawat karena COVID-19 adalah hoax. Ia menegaskan kondisi SBY sehat.

Menurut dia, SBY berada di kediamannya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Dia menyebut keji dan tak bermoral bagi pihak yang menyebarkan gambar foto hoax tersebut.

"Beredar poster di WA Grup seolah-olah Bapak SBY sdg dirawat di RS dalam kondisi parah krn Covid-19. Saya pastikan bahwa poster ini adalah HOAX !! Alhamdulillah, Bapak SBY dlm keadaan sehat wal afiat di Cikeas," tulis Ossy di akun Twitternya, @OssyDermawan.

Baca Juga: Usai Hina SBY, Guru Besar USU Sebut AHY Bodoh Sekali