SBY Panggil Dirut Pertamina dan Hatta Rajasa  

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini secara mendadak memanggil Direktur Utama Pertamina, Karen Agustiawan, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa, ke Istana Negara. Sebelumnya Karen santer diberitakan akan menggantikan posisi Chatib Basri sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Karen tiba di Istana Negara sekitar jam 15.30 dan langsung masuk, sementara Hatta tiba beberapa menit kemudian. Hatta hanya menjawab singkat ketika ditanya mengenai kedatangannya ke Istana. "Saya belum tahu, hanya dipanggil Presiden," kata Hatta sesaat setelah turun dari mobil, Rabu, 5 Juni 2013.

Hatta juga tidak membantah atau mengiyakan ketika ditanya apakah kedatangannya terkait pencalonan Karen sebagai Kepala BKPM. Hatta hanya tersenyum dan langsung masuk ke ruang rapat. Beberapa menit setelah Hatta masuk ke dalam kompleks istana, Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN), Chairul Tanjung, terlihat meninggalkan Istana Negara.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian M.S. Hidayat menyebut ada sekitar enam orang yang menjadi calon Kepala BKPM. Hidayat mengatakan keenam kandidat tersebut berasal dari beragam profesi, mulai dari ekonom, direktur utama BUMN, sampai pengusaha. Sementara ini, posisi Kepala BKPM kini masih dijabat Chatib Basri yang telah resmi menjadi menteri keuangan. Chatib akan melakoni dua jabatan sampai kepala BKPM yang baru terpilih.

ANANDA TERESIA

Terhangat:

Penembakan Tito Kei | Tarif Baru KRL | Kisruh Kartu Jakarta Sehat | PKS Membangkang | Ahmad Fathanah

Baca juga:

Geng Sopir Angkot 'The Doctor' Lakukan Pembunuhan

Ruhut Tantang PKS Keluar dari Koalisi

Lawan Belanda, Timnas Indonesia Latihan Perdana

Usai Kunjungan Priyo, Kalapas Sukamiskin Ditegur

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.