SBY: Shinzo Abe Merupakan Pemimpin Hebat Jepang dan Dunia

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut berduka atas meninggalnya mantan Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe, yang tewas usai ditembak. SBY menyebut, Shinzo Abe merupakan teman baiknya semasa bekerja sama tempo dulu.

"Saya sangat sedih mendengar tentang meninggalnya teman baik saya, mantan PM Jepang Shinzo Abe. Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya dan tulus mendoakan Akie Abe (teman baik almarhum Ani Yudhoyono) dan keluarga di masa berduka ini. Semoga Tuhan memberikan kekuatan kepadanya dan keluarga," kata SBY, melalui akun Twitternya.

SBY kenang sosok Abe yang ia nilai pemimpin yang hebat di Jepang dan dunia. Hal itu ia ungkapkan saat dirinya bekerja bersama dengan Abe mengatasi isu global.

"Shinzo Abe merupakan pemimpin hebat Jepang dan dunia. Selama menjabat, kami pernah bekerja bersama dalam hubungan bilateral antara Indonesia & Jepang dan isu-isu ekonomi global, perubahan iklim, geopolitik, demokrasi, dan hak asasi manusia," ujarnya.

Ia pun turut mengecam aksi kekerasan yang terjadi di jepang hingga menewaskan Abe itu. Ia meyakini bahwa kasus ini akan ditangani hingga tuntas.

"Tidak ada tempat untuk tindakan kekerasan dalam bentuk apapun. Jepang adalah negara yang menegakkan supremasi hukum. Saya yakin kejadian ini akan segera terungkap dan membawa keadilan bagi keluarga," tutur SBY.

Sebelumnya diberitakan, Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe meninggal dalam usia 67 tahun setelah ditembak pagi tadi ketika tengah berpidato di Kota Nara. Demikian dilaporkan stasiun televisi NHK mengutip sumber di Partai Demokratik Liberal.

Abe terjatuh ketika sedang berpidato di Kota Nara sekitar pukul 11.30 waktu setempat. Dia juga berdarah karena luka tembakan di punggungnya, kata stasiun televisi NHK.

Menurut seorang pejabat faksi Abe di Partai Demokratik Liberal, dia ditembak di bagian dada dan langsung dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans.

Polisi sudah menangkap seorang pria diduga akan melakukan pembunuhan dan menyita sebuah senjata api.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan mantan Perdana Menteri Shinzo Abe dalam kondiri kritis setelah ditembak pagi tadi.

"Dokter sedang berusaha menyelamatkan nyawanya," kata Kishida, seperti dilansir laman CNN, Jumat (8/7).

Stasiun televisi NHK mengutip polisi mengatakan, Abe ditembak di bagian dada dan leher. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel