SDM pendamping BLU-PIP diharapkan paham konsep kesetaraan gender

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga berharap SDM pendamping pada Badan Layanan Umum Pusat Investasi Pemerintah (BLU-PIP) memahami konsep kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

"Besar harapan saya bahwa sumber daya manusia pendamping BLU-PIP secara bertahap dan berjenjang dapat mengembangkan sensitivitas gender, memahami konsep kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak," kata Bintang dalam acara "Launching Training of Trainers Pendamping UMI, Perempuan Berdaya, Masyarakat Sejahtera", yang diikuti di Jakarta, Selasa.

Pihaknya juga berharap ilmu yang dimiliki oleh SDM pendamping BLU-PIP dapat disosialisasikan lebih lanjut hingga ke tingkat nasabah.

Baca juga: KPPPA: Pendamping pembiayaan ultra mikro harus berperspektif gender

Dia berharap SDM pendamping BLU-PIP berperan dalam memajukan perempuan dan anak di Indonesia.

"Diharapkan para SDM pendamping yang hadir pada hari ini dapat menjadi agen penting bangsa dalam memajukan perempuan dan anak Indonesia untuk mencapai Indonesia maju, tentunya ini akan menjadi kekuatan besar dalam perjuangan bersama mencapai kesetaraan gender," kata Bintang.

Kementerian PPPA bekerjasama dengan Badan Layanan Umum Pusat Investasi Pemerintah (BLU-PIP) sebagai koordinator pembiayaan ultra mikro yang profesional dan kredibel untuk mendampingi dan membina para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Kementerian PPPA dengan BLU-PIP juga akan melakukan pengembangan usaha mikro berperspektif gender melalui pembiayaan usaha mikro dan penyebarluasan program kesetaraan gender dan perlindungan anak.

Dari tahun 2017 hingga 2021, pembiayaan ultra mikro BLU-PIP telah disalurkan kepada 5,39 juta debitur di seluruh Indonesia.

Baca juga: BRIN harap DPR segera tuntaskan legislasi berperspektif gender

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel